Pengujian yang berlangsung di Ubud, Bali, itu terasa pas bagi mobil maupun PT ADM yang menjadi penjualnya. Setidaknya ada sejumlah alasan.
Namun terlepas dari itu semua, Copen memang memiliki keunikan khas yang jarang dimiliki oleh mobil pada umumnya. Bahkan, mungkin, mobil lain sejenis dan sekelasnya.
Seperti apa keunikan itu? Berikut hasil pencermatan detikOto saat melakukan tes drive:
1. Desain eksterior eksotik
|
|
Artinya, mobil mungil diciptakan sebagai pendukung gaya hidup siapa pun yang mengemudikannya. Selain itu nyaman dan menyenangkan saat dikemudikan, sekaligus aman bagi penggunanya.
Memang, tampilan Copen memancarkan kesan berkelas. Desain yang mirip supercar dengan baluran kelir cerah, serta fitur atap yang bisa dibuka tutup menguatkan kesan tersebut.
Tak hanya itu. Desain gril yang menyatu dengan lampu utama yang berproyektor LED, memancarkan aura mobil sport. Kesan itu diperkuat lampu iluminasi LED yang selama ini banyak digunakan oleh mobil bertenaga super.
Terlebih, bodinya yang dihias garis-garis tegas dengan struktur rancang bangun yang aerodinamis seolah menyatakan diri sebagai mobilΒ jenis itu. Apalagi Daihatsu juga membuat hood belakang bergaya buntut angsa alias ducktail serta dihias high mount stop lamp, lampu belakang LED, serta dua knalpot.
Tak ketinggalan, pelek alloy lima palang berukuran 16 inci menguatkan kesan mobil sport.
2. Kabin kompak nan modern
|
|
Tombol power window, tombol buka tutup atap, ditempat di bagian itu. Sementara untuk pengaktifan dan penonaktifan mesin menggunakan tombol keyless entry. Sedangkan penempatkan layar sentuh dari perangkat hiburan di atas dashboard mencuatkan kesan menarik dan futuristik dari mobil.
3. Performa mesin
|
|
Namun, keraguan itu berangsur surut tatkala mengemudikannya. MesinΒ 660 cc tiga silinder DOHC VVT-i plus Intercooler Turbo Charger cukup gahar untuk mesin seukuran itu. Semburan tenaga sebesar 64 hp pada putaran mesin 6.400 rpm, sudah terasa mencuat saat putaran mesin di 3.000 rpm, dan torsi 92 Nm pada 3.200 rpm.
Sehingga, saat di jalanan kota yang relatif padat, mobil tak terengah-engah untuk berjalan pelan dan sebaliknya. Akselerasinya pun cukup cepat. Maklum fitur Electrical Throttle System, yang membuat buka tutup klep berlangsung akurat dan cepat.
Kebetulan, detikOto mengemudikan varian bertransmisi otomatis CVT lima tingkat percepatan. Mobil ini bisa digeber hingga kecepatan 70 km/jam.
4. Fitur penunjang gaya yang canggih
|
|
Bagian itulah yang bisa dibongkar pasang. Proses penggantiannya pun cukup mudah dan tak memerlukan waktu lama, cukup 30 menit.
Bagi pengemudi yang ingin menyesuaikan posisi setir juga terdapat fitur tilt steering. Tak lupa, Daihatsu juga melengkapinya dengan fitur eco idle atau start-stop engine kala mobil berhenti sejenak karena kemacetan atau lainnya. Sehingga, konsumsi bahan bakar akan lebih hemat.
5. Fitur keamanan yang mumpuni
|
|
Perangkat brake override system berfungsi untuk mengabaikan sinyal pedal gas ketika pengemudi secara tidak sengaja menginjak pedal rem dan gas secara bersamaan. Walhasil, pengereman kendaraan dapat dilakukan, dan mobil tidak nyelonong.
Adapun emergency stop signal berfungsi memberikan tanda bahaya atau semacam lampu hazard pada saat pengemudi tiba-tiba melakukan pengereman secara mendadak karena berbagai alasan. Sehingga, memberikan isyarat bagi pengguna kendaraan lain di belakang agar menghindari risiko tabrak dari belakang.
Fitur lainnya adalah, key free system, start/stop engine,Β Immobilizer.
6. Kesan dan kesimpulan
|
|
Sehingga, jika bodi mobil diganti dengan bagian yang sama, namun dengan warna lain, bisa menjadi persoalan.
Namun yang pasti, Copen merefleksikan sebuah gaya hidup masyarakat cosmopolitan yang sebenarnya, yakni bergaya, berperforma, seklaigus ramah lingkungan.
Halaman 2 dari 7












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!