Ngebut di Tanah Merah dengan Strada Triton

Ngebut di Tanah Merah dengan Strada Triton

- detikOto
Senin, 03 Mar 2014 14:01 WIB
Ngebut di Tanah Merah dengan Strada Triton
Medan - Setelah puas bermain-main dengan Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power di Sentul City Bogor pekan lalu, Mitsubishi kembali memberikan kesempatan kepada sejumlah awak media otomotif nasional termasuk detikOto untuk menjajal lagi mobil pikap bertenaga ini.

Sebenarnya hampir sama dengan kesempatan pertama, hanya saja di kesempatan kedua ini, detikOto merasakan jadi penumpang belakang di lintasan speed off-road yang tengah disediakan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) di kawasan Sirkuit Cemara Asri, Medan.

Otolovers penasaran? Yuk kita simak ulasannya berikut ini!

1. Dikemudikan oleh Pereli Akbar Hadianto

Tiba waktunya detikOto mendapatkan giliran menjadi penumpang yang duduk di kabin kedua. Panitia mewajibkan bagi siapa saja yang ingin merasakan menjadi penumpang di lintasan harus mengenakan balaklafa dan helm.

Saat detikOto masuk ke Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power, ternyata yang berada di balik kemudi adalah pereli nasional yang sudah tidak asing lagi namanya. Ya dia adalah Akbar Hadianto yang dipercaya Mitsubishi sebagai brand ambassador kendaraan Mitsubishi di Indonesia bersama 2 pereli lainnya yakni Rifat Sungkar dan Subhan Aksa.

"Oke, selamat siang. Perlengkapan sudah siap? Jangan lupa pasang safety belt yang ada di belakang dan berpegangan erat-erat," kata Akbar.

Setelah detikOto dan 1 orang awak media lainnya yang duduk di depan dinyatakan sudah siap, maka semua pintu dan kaca jendela pun ditutup dan dikunci.

Akbar pun langsung membejek Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power yang tipe manual.

1. Dikemudikan oleh Pereli Akbar Hadianto

Tiba waktunya detikOto mendapatkan giliran menjadi penumpang yang duduk di kabin kedua. Panitia mewajibkan bagi siapa saja yang ingin merasakan menjadi penumpang di lintasan harus mengenakan balaklafa dan helm.

Saat detikOto masuk ke Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power, ternyata yang berada di balik kemudi adalah pereli nasional yang sudah tidak asing lagi namanya. Ya dia adalah Akbar Hadianto yang dipercaya Mitsubishi sebagai brand ambassador kendaraan Mitsubishi di Indonesia bersama 2 pereli lainnya yakni Rifat Sungkar dan Subhan Aksa.

"Oke, selamat siang. Perlengkapan sudah siap? Jangan lupa pasang safety belt yang ada di belakang dan berpegangan erat-erat," kata Akbar.

Setelah detikOto dan 1 orang awak media lainnya yang duduk di depan dinyatakan sudah siap, maka semua pintu dan kaca jendela pun ditutup dan dikunci.

Akbar pun langsung membejek Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power yang tipe manual.

2. Speed Off-Road dimulai

Brummm. Tarikan awal yang digeber Akbar cukup tinggi dengan lintasan lurus lalu berkelok-kelok. Tak sempat melihat speedometer, tapi bisa dipastikan kalau kecepatan di trek lurus lebih dari 100 km/jam.

Akbar dengan lincah membawa Strada Triton melintasi trek yang jaraknya kurang lebih 2 km dengan berbagai kondisi. Tidak ada yang ekstrem lintasanya, hanya saja speed yang diciptakan Akbar dengan Strada Triton cukup membuat jantung terasa mau copot.

Saat melewati lintasan yang berkelok, Akbar tetap memacu Strada Triton dengan kencang. Seketika adrenalin pun semakin terpacu.

Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power ini memang sangat bertenaga. Dibekali mesin diesel 2.500 cc plus teknologi VGT (Variable Geometry Turbo) sudah mampu menyemburkan tenaga 178 Ps pada 4.000 rpm serta torsi 40.8 kgm pada 2.000 - 2.850 rpm untuk transmisi manual.

"Tidak ada yang diubah kecuali ban. Untuk mesin dan lain sebagainya masih benar-benar standar," kata Akbar.

"Luar biasa ya, rasanya benar-benar deg-degan dan memang Strada Triton Hi-Power ini bertenaga banget," kata salah satu awak media yang 1 mobil dengan detikOto merasakan menjadi penumpang.

2. Speed Off-Road dimulai

Brummm. Tarikan awal yang digeber Akbar cukup tinggi dengan lintasan lurus lalu berkelok-kelok. Tak sempat melihat speedometer, tapi bisa dipastikan kalau kecepatan di trek lurus lebih dari 100 km/jam.

Akbar dengan lincah membawa Strada Triton melintasi trek yang jaraknya kurang lebih 2 km dengan berbagai kondisi. Tidak ada yang ekstrem lintasanya, hanya saja speed yang diciptakan Akbar dengan Strada Triton cukup membuat jantung terasa mau copot.

Saat melewati lintasan yang berkelok, Akbar tetap memacu Strada Triton dengan kencang. Seketika adrenalin pun semakin terpacu.

Mitsubishi Strada Triton Exceed Hi-Power ini memang sangat bertenaga. Dibekali mesin diesel 2.500 cc plus teknologi VGT (Variable Geometry Turbo) sudah mampu menyemburkan tenaga 178 Ps pada 4.000 rpm serta torsi 40.8 kgm pada 2.000 - 2.850 rpm untuk transmisi manual.

"Tidak ada yang diubah kecuali ban. Untuk mesin dan lain sebagainya masih benar-benar standar," kata Akbar.

"Luar biasa ya, rasanya benar-benar deg-degan dan memang Strada Triton Hi-Power ini bertenaga banget," kata salah satu awak media yang 1 mobil dengan detikOto merasakan menjadi penumpang.

3. Kabin tetap stabil

Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika menjadi penumpang atau berada di dalam kabin saat diajak speed off-road? Hmm. Pastinya Anda akan merasa tidak nyaman karena dengan trek yang tidak mulus serta kecepatan tinggi badan Anda akan terombang-ambing ke kanan dan ke kiri.

Hal itu juga yang terlintas di pikiran detikOto ketika hendak duduk di dalam kabin. Tapi ternyata, Mitsubishi Strada Triton berhasil mematahkan persepsi detikOto.

Hasilnya benar-benar nyaman dan stabil saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi baik saat trek lurus ataupun berkelok-kelok.

Jujur saja, badan terombang-ambing memang pasti, tapi kestabilan mobil saat melewati jalan yang benar-benar jelek ditambah kecepatan tinggi, kenyamanan masih bisa dirasakan.

Suspensinya, memang tidak terlalu empuk, tapi karakter pikap double cabin yang khusus menembus medan pertambangan dan perkebunan dengan jalanan yang off road cukup kuat.

Gejala body rolling hampir tidak ada, karena memang karakternya harus seperti itu. Untuk suspensinya detikOto bisa menilai sangat asik.

"Gila ya, gue takut aja tuh tadi mobil terguling atau ngebalik. Belok dengan kecepatan tinggi gitu luar biasa juga rasanya. Salut gue," kata rekan media dengan menggebu kepada detikOto.

3. Kabin tetap stabil

Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika menjadi penumpang atau berada di dalam kabin saat diajak speed off-road? Hmm. Pastinya Anda akan merasa tidak nyaman karena dengan trek yang tidak mulus serta kecepatan tinggi badan Anda akan terombang-ambing ke kanan dan ke kiri.

Hal itu juga yang terlintas di pikiran detikOto ketika hendak duduk di dalam kabin. Tapi ternyata, Mitsubishi Strada Triton berhasil mematahkan persepsi detikOto.

Hasilnya benar-benar nyaman dan stabil saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi baik saat trek lurus ataupun berkelok-kelok.

Jujur saja, badan terombang-ambing memang pasti, tapi kestabilan mobil saat melewati jalan yang benar-benar jelek ditambah kecepatan tinggi, kenyamanan masih bisa dirasakan.

Suspensinya, memang tidak terlalu empuk, tapi karakter pikap double cabin yang khusus menembus medan pertambangan dan perkebunan dengan jalanan yang off road cukup kuat.

Gejala body rolling hampir tidak ada, karena memang karakternya harus seperti itu. Untuk suspensinya detikOto bisa menilai sangat asik.

"Gila ya, gue takut aja tuh tadi mobil terguling atau ngebalik. Belok dengan kecepatan tinggi gitu luar biasa juga rasanya. Salut gue," kata rekan media dengan menggebu kepada detikOto.

4. Kesimpulan

Poin plus

1. Performa luar biasa
2. Kenyamanan dan kestabilan sangat mumpuni
3. Untuk ukuran mesin diesel, suaranya masih terdengar cukup halus

Poin minus

1. Legroom di baris kedua masih kurang, apalagi untuk orang yang memiliki tinggi badan lebih dari 170 cm

2. Joknya masih terasa keras. Koreksi, mungkin ke depannya bisa lebih empuk sehingga bisa memberikan kenyamanan yang optimal.

4. Kesimpulan

Poin plus

1. Performa luar biasa
2. Kenyamanan dan kestabilan sangat mumpuni
3. Untuk ukuran mesin diesel, suaranya masih terdengar cukup halus

Poin minus

1. Legroom di baris kedua masih kurang, apalagi untuk orang yang memiliki tinggi badan lebih dari 170 cm

2. Joknya masih terasa keras. Koreksi, mungkin ke depannya bisa lebih empuk sehingga bisa memberikan kenyamanan yang optimal.
Halaman 2 dari 10
(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads