731 Km Bersama Mazda Biante

Ototes

731 Km Bersama Mazda Biante

- detikOto
Rabu, 16 Okt 2013 09:25 WIB
731 Km Bersama Mazda Biante
Jakarta -

1. Desain

Dari sisi ini, Biante tampak stylish dan modern, jauh dari kesan 'mobil standar' yang terlihat di banyak mobil sekelasnya. Desain grille yang menyerupai huruf 'V' dan foglamp tampak menarik perhatian.

Desain yang menggunakan bahasa desain Mazda Kodo – Soul of Motion itu tampak serasi dengan garis desain keseluruhan tubuh mobil yang diimpor langsung dari Jepang ini. Garis desainnya tampak menarik dan mengguratkan aura mapan mulai dari facia hingga ke buritan.

Di bagian samping-bawah tampak garnish beraksen krom menghiasi tampilan mobil yang memiliki target hingga 200 unit per bulan. Sliding door di kedua sisi juga memudahkan akses penumpang belakang, terutama bila mobil mendapat tempat parkir yang sempit yang tentu bakal menyulitkan bila mengaplikasi pintu konvensional.

Sliding door di Biante SKYACTIV ini juga sudah mengaplikasi touch sensor dimana pintu elektrik ini akan terbuka kembali secara otomatis bila pintu membentur penghalang. Ini berguna untuk menghindari resiko terjepit.

2. Kabin dan Interior

Keistimewaan lain mobil ini sesungguhnya ada di bagian kabin, meski masuk kategori medium MPV, Biante SKYACTIV menampilkan kemewahan yang lebih baik dibanding rival-rivalnya. Terlebih, mobil ini hadir dengan sisi interior yang lapang berkat lebar mobil 1.545 mm yang dikombinasikan dengan panjang 2.990 mm dan tinggi 1.350 mm.

Kabin yang sudah memiliki 'climate control with 'nanoe'' yang mampu menghasilkan ion-ion yang secara efektif menetralkan bakteri dan bau tak sedap untuk menjaga kenyamanan ini memiliki tempat duduk yang mampu menampung 7-8 penumpang mampu dikonfigurasi sampai 13 gaya untuk berbagai kebutuhan. Bahkan dua deret bangku belakang bisa diratakan untuk dijadikan tempat tidur dadakan.

Kesan lapang juga cukup terasa karena Mazda tidak lagi meletakkan tuas perseneling di samping pengemudi, tapi di dashboard. Susunan jok yang dibuat dengan 'theater layout' juga memberikan kesan lapang tapi tetap memberikan pemandangan yang luas pada penumpang baris ketiga.

Untuk penumpang belakang, Mazda juga telah menempatkan sebuah monitor 10,1 inchi yang dilipat di atap kabin. Dengan begitu, kemacetan atau perjalanan panjang bersama keluarga jadi tidak terlalu membosankan.

Sementara di tengah dashboard ada layar sentuh berukuran 6,1 inchi yang multi fungsi mulai dari mengatur audio, piranti hiburan hingga GPS.

Ada 8 tempat menaruh botol, tas, majalah hingga gelas di kabin mobil ini. Namun, itu terasa sedikit. Jadi jangan heran bila Anda yang biasa membawa banyak barang kecil akan kesulitan menaruh barang bawaan dan membuat kabin mobil jadi terkesan berantakan.

3. Performa dan Stabilitas

Faktor performa dan stabilitas juga merupakan salah satu keunggulan mobil ini. Pekan lalu detikOto mengetes mobil ini dari Jakarta ke Pangandaran untuk kemudian ke Bandung sebelum kembali ke Jakarta. Total sekitar 731 km telah kami lalui bersama Biante SKYACTIV ini.

Keunggulan ini bersumber pada sebonggol mesin SKYACTIV-G yang memiliki rasio kompresi cukup tinggi, 12:1. Mazda mengklaim mesin ini mampu memaksimalkan potensi performa namun bisa mereduksi penggunaan bahan bakar hingga 15 persen dibanding mesin konvensional dan emisi.

Urusan performa, mobil ini memang tampak menyenangkan. Jalur tol Cipularang dapat dengan mudah dilibas. Kecepatan 140 km/jam bisa dengan mudah dicapai, kecepatan lebih tinggi sebenarnya bisa diraih mobil ini karena masih ada 'nafas', namun karena pengetesan dilakukan di jalan umum, kecepatan kami batasi terkait masalah keamanan jalan.

Sampai di nagrek menuju Banjar, medan jalan berubah menjadi berliku. Di jalur seperti ini, sebagai sebuah MPV, Biante SKYACTIV ternyata cukup gesit, gejala limbung khas MPV memang masih ada, tapi tidak sebesar mobil sekelasnya.

Selain menggunakan tuas perseneling, pergantian gigi juga bisa dilakukan dengan paddle shifter di roda kemudi. Jadi meski memiliki transmisi otomatis, ketika pengemudi ingin 'bermain-main' dengan mobilnya, pengemudi bisa mengganti posisi gigi sesuai keinginannya.

Teknologi transmisi SKYACTIV-DRIVE yang diaplikasi mobil ini mampu menggabungkan karakter akselerasi yang lumayan responsif dengan kepraktisan khas transmisi otomatis. Teknologi ini juga diklaim Mazda mampu membaca situasi untuk menentukan posisi gigi yang tepat untuk menjaga performa.

Ketika berbelok dalam kecepatan 60-80 km/jam, selain gejala limbung yang tidak sebesar gejala yang terasa di mobil sekelasnya, keunggulan lain dari Mazda Biante SKYACTIV adalah kenyataan betapa 'nurut' mobil ini diajak bermanuver. Rekan wartawan yang ikut rombongan mengatakan kalau mengendarai MPV ini seperti mengendarai sedan. Ini terjadi karena adanya fitur Dynamic Stability Control (DSC).

Ketika memasuki jalur menuju pangandaran, situasi jalanan mulai hancur. Namun, suspensi MacPherson di depan dan multi-link di belakang mampu meredam guncangan untuk membuat kenyamanan kabin tetap terjaga.

Dan untuk menambah efisiensi bahan bakar ada fitur i-Stop yang membuat mesin mobil mati ketika terjebak kemacetan. Tapi jangan takut, karena ketika kaki sudah terangkat dari pedal rem maka mesin otomatis menyala dalam 0,35 detik.

4. Sistem Keamanan

Mazda Biante SKYACTIV dibangun dari konstruksi yang mengusung konsep Mazda Advanced Impact Distribution and Absorption System yang terdiri dari cruple zone untuk meredam energi benturan dan struktur bodi tripe-H yang mempertahankan keutuhan kabin ketika terjadi benturan.

Di bagian depan ada dual SRS airbag untuk meminimalkan resiko cedera pada saat terjadi kecelakaan. Mazda Biante SKYACTIV juga dilengkapi ISOFIX Child Seat Anchors untuk memberikan kenyamanan bila membawa bayi dan balita karena jok baris kedua mobil ini sudah dilengkapi dengan tambatan ISOFIX untuk memudahkan pemasangan kursi anak dan memberi pengamanan ekstra.

Ada pula fitur Hill Launch Assist agar mobil bisa bertahan dan tidak mundur ketika mobil diajak jalan setelah berhenti di tanjakan.

Untuk fitur keamanan aktif, ada Dynamic Stability Control (DSC) yang terbukti sangat membantu menjaga kestabilan mobil ketika berbelok di tikungan dalam kecepatan menengah. Dengan fitur ini, kemungkinan mobil under-steer dan over-steer bisa diminimalisasi.

Sementara untuk sistem pengereman ada teknologi ABS dan EBD. ABS ada di tiap roda dan EBD membantu pengemudi untuk menghindari bahaya karena pada dasarnya bekerja untuk mendistribusikan kerja pengereman untuk membuat mobil berhenti tepat waktu tapi tetap stabil.

5. Kesimpulan

Over all, setelah mencermati mobil ini. Mazda Biante SKYACTIV terasa lengkap. Desain tubuhnya menarik dan mewah dengan kenyamanan kabin ala mobil premium. Kelengkapan fitur di kabin dan kenyamannya menjadi andalan mobil ini.

Terlebih stabilitas mobil ketika bermanuver serta kemampuan mesin bertenaga SKYACTIV-G sangat menyenangkan.

Melihat harga mobil yang berada di angka Rp 398 juta, mobil terdengar mahal. Namun ketika kita membandingkan dengan mobil sekelas dari sesama MPV sekelas dari sesama merek Jepang lain, harga itu menjadi tidak terlalu mahal.

Sebab lawannya dengan harga yang setara atau bahkan sedikit lebih mahal tidak bisa memberikan fitur selengkap Biante SKYACTIV ini. Keunggulan lawannya jadi terasa cuma 1 ketika berhadapan dengan Biante SKYACTIV, merek dan emblem merek tersebut di tubuhnya.

Poin Plus

- Desain
- Fitur
- Performa

Poin Minus

- Tempat penyimpanan botol, gelas dll sedikit
- Jaringan purna jual
Halaman 2 dari 6
(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads