Honda Odyssey

Honda Odyssey

- detikOto
Jumat, 16 Jul 2010 13:52 WIB
Jakarta - Berbicara mobil keluarga, sepertinya tidak hanya sekedar memiliki daya tampung penumpang yang banyak. Demi kenyamanan, beberapa sentuhan perlu diberikan agar tidak ada satupun anggota keluarga yang protes atau mengeluh selama perjalanan.

Itulah barangkali yang coba ditawarkan PT Honda Prospect Motor pada model terbaru dari mobil keluarganya All New Odyssey. Tampilan baru, fitur-fiturnya pun semakin memanjakan.

Ya, itu kesan sekilas yang detikOto tangkap ketika mendapat kesempatan menjajal mobil keluarga Honda di segmen premium tersebut.
MesinΒ 
4 Silinder segaris, DOHC 16 katup
Kapasitas
2.354 cc
Teknologi
i-VTEC + DBW + Torque Boost Resonator
Transmisi
otomatis 5 speed
Tenaga maksimal
180 PS pada 6.000 RPM
Torsi puncak
22.2 kgm pada 4.500 RPM
Harga
Rp 536 juta On The Road


Desain terbarunya memang tidak sefuturistik model sebelumnya, namun nuansa elegan sudah terlihat sejak dari luar pada tampilan terbaru dari Odyssey ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai dari desain lampu belakangnya, lalu menjurus ke depan sampai pada desain grille yang cukup terlihat 'robotik' namun tidak menghilangkan kesan elegan bila dipandang.

Masuk ke dalam kabin, ruang cukup lapang membuat pandangan mata tidak sumpek, meskipun desain dashboard bertingkatnya yang juga terlihat futuristik, tidak sampai membuat ruang kabin jadi terkesan sesak.

Berbagai indikator dan panel instrumen tersedia disitu, mulai dari speedometer, indikator bahan bakar, perkiraan jarak tempuh, suhu udara, audio sampai pendingin kabin.

Dan dijamin, Odyssey bisa membuat penumpang merasa dimanjakan. Karena pendingin kabinnya yang bisa dibagi-bagi secara terpisah, mulai dari kanan-kiri dan depan-belakang.

Selain itu, audio Double DIN dengan monitor LCD 6.1 inci layar sentuh, cukup besar untuk menonton DVD, atau sekedar mendengarkan lagu melalui port USB dan i-Pod.

Duduk di bangku pengemudi, 8 arah posisi duduk bisa diatur secara elektrik. Belum lagi lapisan kulit dan desain ergonomis kursinya pas memeluk punggung pengemudi.

Dan pandangan kedepan yang lapang, dipermudah dengan tilt dan telescopic steering yang memungkinan mengatur posisi tinggi rendahnya setir sesuai dengan bentuk tubuhnya.

Sekarang, tinggal menjajal performa mesin berkapasitas 2.4 liter i-Vtec dengan teknologi Torque Boost Resonator yang tersimpan di balik kap mesin All New Odyssey ini.

Akselarasi awalnya lembut, meski cenderung berat. Namun, mobil meluncur dengan cepat, sehingga bila di jalan bebas hambatan, angka 120 km per jam pada speedometer bisa diraih kurang dari 10 detik.

Begitu juga ketika harus melahap jalur mendaki yang panjang pada lintas tol Cipularang, transmisi otomatisnya bisa dengan cerdas mengatur dan menyimpan tenaga, sehingga Odyssey tidak sampai harus ngos-ngosan.

Dan sebagai mobil keluarga, All New Odyssey bisa membuat penumpang tertidur nyenyak, karena lintasan beton sepanjang jalur Cipularang yang bergelombang, bisa dengan baik diredam.

Hanya saja, untuk melakukan manuver-manuver di jalur yang padat, memang agak sedikit sulit, karena Odyssey memiliki dimensi yang cukup panjang dan radius putar yang sempit.

Namun, tidak perlu khawatir ketika harus memarkir pada tempat yang sempit dan harus mundur. Karena rear parking camera sangat memudahkan ketika harus parkir, dengan tampilan nyata keadaan dibelakang mobil.

Urusan keselamatan pun bisa dipercayakan pada fitur Motion Adaptive EPS plus VSA (Vehicle Stability Assist), berfungsi mencegah gejala oversteer dan understeer dengan bantuan ABS, EBD, BA serta traction control yang terintegrasi dengan EPS.

Akan tetapi, dari semua kelebihan tersebut, kenyamanan penumpang bisa sedikit terganggu, karena ruang kabin Odyssey sepertinya tidak seratus persen senyap, apalagi ketika tidak sedang mendengarkan audio.

Karena saat kecepatan tinggi di atas 140 km per jam, dari arah kabin belakang, terdengar suara hembusan angin yang dirasa cukup mengganggu pendengaran pengemudi dan penumpang.

detikOto menyukai tampilan dan fitur-fitur Odyssey yang sangat memanjakan ini, akan tetapi, koreksi perlu dilakukan PT Honda Prospect Motor terhadap bocornya suara angin ke dalam kabin tersebut. Tentunya agar kenyamanan semakin jelas dirasakan. (ddn/ddn)

Berita Terkait