'Menyiksa' Audi A6 di Sirkuit Sepang

'Menyiksa' Audi A6 di Sirkuit Sepang

- detikOto
Senin, 03 Okt 2011 15:37 WIB
Menyiksa Audi A6 di Sirkuit Sepang
Kuala Lumpur - Dilihat dari tampangnya, tidak bisa dipungkiri kalau Audi A6 memiliki aura elegan yang sangat kuat. Lekuk tubuh mewah membalurinya dari facia hingga ke buritan. Tapi seberapa hebatkah mobil asal Jerman ini ketika 'disiksa' di sirkuit?

Beruntung detikOto mendapat kesempatan untuk menyiksanya. Tapi, pengetesan kami lakukan di 'pelataran' sirkuit Sepang, Malaysia pada akhir pekan lalu itu bukan untuk merasakan kemewahannya, tapi 'menyiksanya' dengan berbagai percobaan.

Audi A6


Hal tersebut dimaksudkan untuk melihat seberapa jauh kemampuan dan kestabilan Audi A6 terutama ketika pengendaranya menghadapi situasi mendadak yang penuh resiko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama-tama, detikOto mencobanya melintasi sirkuit Sepang untuk merasakan akselerasi sedan mewah ini. Dalam pengetesan pertama ini, terbukti mesin V6 with direct fuel injection and mechanical charging module yang memiliki kapasitas 2.995 cc sudah lebih dari cukup memberikan sensasi berkendara yang bertenaga.

Mesin ini memiliki kekuatan hingga 300 bhp yang dapat dikail di rentang putaran 5.250-6.500 rpm dan torsi sebesar 440 Nm di 2.900-4.500 rpm yang disalurkan melalui transmisi 7-speed S tronic.

Kekuatan mobil ini terasa sejak di putaran bawah dan terus terisi di putaran tengah dan atas.

Pengendalian mobil yang memiliki dimensi 4.9151.874x1.455 mm denga wheelbase 2.912 mm pun terbilang menyenangkan. Liukan Audi A6 tampak halus tanpa gejala limbung yang berlebihan.

Audi A6


Stabilitas yang diperlihatkan Audi A6 ini tentu secara langsung akan membuat para pengendaranya merasa percaya diri menggeber mobil ini. Apalagi bila kita mengingat bahwa ada 8 airbag yang melindungi penumpang mobil ini di bagian depan, samping, atas dan belakang.

Belum lagi Electronic stabilisation program (ESP) beserta Traction control (ASR), Electronic Diferential Lock (EDL), Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA) yang membantu pengendara mereduksi risiko kecelakaan.

Suasana pengetesan pun makin menyenangkan berkat berbagai piranti hiburan yang disediakan Audi di kabin mobil ini. Tidak kurang dari MMI radio plus with 6.5 inch colour display yang bisa disambungkan dengan USB atau iPod hingga 6 CD changer yang mampu memutar lagu dengan format MP3, WMA dan AAC serta 2 SDHC card readers disediakan.

Lantunan itu kemudian disalurkan ke BOSE surround sound system

dengan 12 channel amplifier with 14 loudspeakers terasa jernih di kabin yang beberapa bagiannya sudah dilengkapi dengan panel kayu asli.

Selain itu, Audi juga menyediakan Bluetooth untuk disambungkan ke ponsel penggunanya.


Audi A6

Di bagian tengah dashboard juga ada layar 7 inci Driver Information System yang memperlihatkan data penggunaan bahan bakar, efisiensi bahan bakar, kecepatan rata-rata hingga jarak tempuh kendaraan.

Setelah mencoba akselerasi mobil ini, pengetesan yang detikOto lakukan lanjut pengetesan kemampuan Anti-lock Braking System (ABS) kendaraan.

Pengetesan kali ini, detikOto lakukan dengan melakukan hard-breaking. detikOto memberikan jarak sekitar 100 meter dari titik pengereman.

Pedal gas pun ditekan habis, mobil pun melaju hingga angka kecepatan di speedometer menunjuk angka 90 km/jam. Di saat itu, mobil pun di rem mendadak. Hal itu tentu membuat banyak pihak deg-degan. Tapi ketika menunggangi mobil yang memiliki kecepatan puncak 250 km/jam itu, rasa deg-degan tidak terjadi.

Sebab meski jarak pengereman hanya diberikan sepanjang 5 meter saja, Audi A6 mampu berhenti tanpa terlalu 'mengguncang' penumpangnya.

Selesai pengetesan kedua ini, detikOto langsung menyiksa kembali mobil ini. Di pengetesan terakhir, detikOto mengajak mobil yang di Indonesia di hargai sekitar Rp 1 miliar ini untuk meliuk berslalom ria.

Cone-cone disiapkan dengan jarak yang tidak terlalu jauh sehingga membuat pengendaranya dipaksa harus 'mendadak' membelokkan mobil.

Pedal gas ditekan hingga habis, mobil pun melesat. Menghadapi tikungan yang berliku dengan jarak yang pendek, Audi A6 ternyata masih mudah dikendalikan. Gejala limbung yang terasa tidak membuat pengendaranya kehilangan kendali atas mobil ini.

Mobil pun meliuk. Meski dalam pengendaraan ekstrem seperti ini, handling Audi A6 ketika kami menggunakan mode pengendaraan Dynamic (Selain Dynamic, mobil ini juga menyediakan model Efficiency, Auto, Individual dan Comfort) terasa sangat menyenangkan.

Dan hasilnya, meski kali ini kami tidak mencoba mencari kecepatan puncak mobil ini, Audi A6 sudah cukup membuat kami sumringah. Kemampuan mobil ini bermanuver dan memberi rasa aman pada pengendaranya membuat mobil ini berbeda dari para saingannya.

Sebab, berbalut tubuh elegan yang memancarkan aura mewah, Audi A6 ternyata menyimpan sportifitas yang tidak boleh dipandang sebelah mata.


https://mail.google.com/mail/?ui=2&ik=fca334bc8a&view=att&th=132a17e91117a31e&attid=0.11&disp=inline&realattid=f_gt09jzja10&zw

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads