Nyerah Kejar Marquez di Misano, Martin Kena Sindrom Ini

Nyerah Kejar Marquez di Misano, Martin Kena Sindrom Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB
Nyerah Kejar Marquez di Misano, Martin Kena Sindrom Ini
Jorge Martin. Foto: REUTERS/Paul Childs
Jakarta -

Jorge Martin tak bisa bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP San Marino 2026. Martin harus puas finis di peringkat kelima, sementara Marquez keluar sebagai juara dengan selisih waktu 14 detik di depan Martin. Martin pun mengungkap alasan mengapa dirinya tak bisa tampil kompetitif di Sirkuit Misano.

Martin mengaku mengalami masalah di lengan kanannya lantaran sindrom kompartemen. Padahal pebalap Aprilia itu sempat merasa mempunyai peluang besar memenangkan balapan.

"Saya merasa sangat baik, juga memulai balapan dengan baik. Saya bahkan sempat mengejar dan menyalip Marquez. Ritme saya juga bagus tanpa mengambil banyak risiko," kata Martin dikutip dari GPOne.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, masalah pada lengannya mulai terasa ketika balapan memasuki beberapa lap. Kondisinya terus memburuk, terutama saat pengereman dan membuka gas. Akibatnya, Martin kesulitan mengendalikan motornya hingga akhirnya harus puas finis kelima.

ADVERTISEMENT

Martin sebenarnya sudah pernah mengalami masalah serupa. Pada 2018, dia menjalani operasi untuk mengatasi sindrom kompartemen dan setelah itu tidak lagi mengalami gangguan tersebut.

Kini, Martin belum tahu apakah harus kembali menjalani operasi. Dia akan berkonsultasi dengan dokter buat menentukan langkah yang terbaik, termasuk mempertimbangkan waktu pemulihan karena jadwal balapan berikutnya cukup padat.

"Saya harus berdiskusi dengan dokter untuk mengetahui apakah perlu operasi dan berapa lama pemulihannya. Saya tidak ingin kehilangan kesempatan dalam perebutan gelar juara," ujarnya lagi.

Martin dan Marquez kini memiliki jumlah poin yang sama di klasemen. Martin menilai dirinya sebenarnya memiliki kecepatan, motor, dan tim yang cukup andal untuk bersaing memperebutkan gelar.

Namun, kondisi lengannya menjadi tanda tanya menjelang MotoGP Austria pekan depan. Martin berharap masalah tersebut tidak kembali muncul sehingga peluangnya untuk mempertahankan persaingan gelar tetap terbuka.

"Masalah ini bisa membuat saya kehilangan gelar, tapi belum tentu. Saya punya tim medis yang sangat baik untuk membantu mencari solusi," tukas Martin.



(lua/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads