Veda gagal meraih poin di gelaran Moto3 Aragon. Begini kata Veda usai hanya berhasil finis di posisi ke-20 di seri Aragon.
Rider Indonesia Veda Ega Pratama memulai balapan di Moto3 Aragon pada posisi ke-22. Penampilan Veda sempat menjanjikan di awal balapan. Dia sempat merangsek ke posisi 17 saat balapan baru berjalan tiga lap. Pebalap asal Gunungkidul itu terus memperbaiki posisinya hingga menutup lap keenam di posisi ke-15.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi sayang performa Veda jelang balapan berakhir terus menurun. Lima lap menjelang garis finis, posisinya merosot bahkan menempati urutan ke-22. Namun dia masih berusaha memperbaiki posisinya hingga bisa melewati garis finis di urutan ke-20. Atas hasil tersebut, Veda harus menerima pulang dengan tangan hampa.
"Bukan akhir pekan kami. Tapi kami belajar, tetap berusaha dan kembali lebih kuat," tulis Veda di akun Instagram veda_54.
Hasil itu juga membuat posisi Veda di klasemen sementara merosot satu peringkat. Veda sebelumnya bertengger di posisi keenam dengan 97 poin. Namun dia harus menerima digusur Valentin Perrone yang kini mengumpulkan 103 poin. Posisi Veda di klasemen sementara juga kian dipepet rider Malaysia Hakim Danish. Hakim saat ini menghuni posisi kedelapan klasemen sementara terpaut tujuh poin lebih rendah dari Veda.
Di balapan GP Aragon ini, Maximo Quiles finis di posisi pertama. David Almansa menyusul di posisi kedua, dan Marco Morelli melengkapi tiga besar. Quiles kini amat kokoh di posisi puncak klasemen dengan torehan 256 poin atau unggul 97 poin dari Alvaro Carpe di posisi klasemen kedua. Lanjut di posisi ketiga ada David Almansa yang sudah mengumpulkan 154 poin dari 13 seri.










































