Marc Marquez tampil apik dalam debutnya menunggangi motor Ducati Desmosedici GP23 dalam sesi uji coba di Valencia, Selasa (28/11) lalu. Bos Repsol Honda, Alberto Puig, pun memuji setinggi langit mantan pebalapnya itu. Dia yakin Baby Alien bakal jadi penantang gelar tahun depan.
Terlihat dari raut wajahnya, Marquez memang kerap 'full senyum' dan percaya diri kala menjajal motor barunya. Tak butuh waktu lama, rider kelahiran Cervera itu bisa langsung beradaptasi dengan motor Ducati.
Terbukti, Marquez berhasil menjadi pebalap tercepat keempat dengan catatan waktu 1.29.424 atau 0,171 detik lebih lambat ketimbang Maverick Vinales di urutan pertama. Pebalap asal Spanyol itu mencatatkan kecepatan 335,4 km/jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Jorge Martin Sesali Kegagalan di Mandalika |
Alberto Puig memprediksi Marquez bakal melesat bersama Gresini tahun depan. Bos Repsol Honda itu meyakini mantan anak asuhnya bakal kembali bersaing dalam memperebutkan gelar juara. Menurutnya, dia tak terlalu cepat menilainya sebagai penantang gelar karena jika Marc sudah kembali padu dengan motornya, itu benar-benar tanda bahaya bagi para pebalap lainnya.
"Saya melihatnya turun dari motor dan dia senang, Anda tidak perlu terlalu pintar untuk mengetahui bahwa itu akan menjadi seperti itu. Tentu saja saya senang, saya yakin seratus persen dia akan berjuang untuk gelar dunia," kata Puig kepada DAZN, dikutip Marca.
Hasil positif Marquez di sesi pramusim kali ini tidak hanya disambut baik oleh kru barunya di Gresini Ducati. Di paddock, di luar sorotan mikrofon dan kamera, beberapa mekanik yang dulunya bekerja sama dengan Marquez di Honda juga turut memberikan ucapan selamat kepada dirinya.
Marquez berbagi perasaannya menunggangi motor Ducati Desmosedici GP23 setelah 11 tahun menaiki RC213V milik Honda. Dia tidak segan-segan mengungkapkan perbedaan kedua motor tersebut.
"Saya sangat suka blockingnya. Sangat kuat, sangat mudah di Honda saat blocking tidak kuat dan saya jadi kesulitan terutama dengan baterai yang digunakan, butuh waktu lebih lama, dan Anda jadi terlambat. Jadi saya tidak tahu, saya hanya mencoba dengan baik dan mengungkap yang sebenarnya," ujar Marquez dilansir Motosan.
"Ada titik reaksi dengan roda seperti di tikungan 8, di sana bagian belakang mendapat keuntungan. Dengan Honda saya menyentuh gas dengan sangat cepat, dan dengan kecepatan yang dimiliki Honda, dimana kadang baik ketika memiliki daya cengkeram, Anda bisa menggeber gas dan terus berbelok. Jika posisinya motor diberdirikan lagi, butuh waktu untuk kembali," lanjutnya.
(rgr/mhg)
Komentar Terbanyak
Begini Pengakuan Polisi Sopir Rantis yang Lindas Affan Kurniawan
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali