Musim 2024 Johann Zarco bakal berpindah tim dari Pramac Racing ke LCR Honda. Zarco akan ganti tunggangan dari Ducati Desmosedici ke Honda RC213V. Melihat performa buas Desmosedici dan betapa lemahnya RC213V, akankah Zarxo mengalami penurunan karier?
Di Pramac Racing, Zarco mendapatkan keistimewaan lebih. Ia mengendarai motor MotoGP paling sempurna saat ini, yang dimiliki Ducati. Selain itu, ia juga mendapat motor spek pabrikan sama seperti yang digunakan Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini di tim pabrikan Ducati Lenovo.
Dengan motor segahar itu, Zarco mampu bersaing di papan atas dan sesekali naik podium. Pada musim 2020 awal dia bergabung, Zarco menempati urutan ketiga belas pada papan klasemen akhir, lalu musim 2021 ia memperbaikinya dengan menempati urutan kelima. Di musim 2023, Zarco berhasil menempati urutan kedelapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang kariernya di MotoGP, Zarco sudah pernah membela Yamaha Tech3, KTM Factory Racing, LCR Honda, dan saat ini Pramac Racing. Dengan motor superiornya Ducati, pebalap kelahiran Cannes, Prancis, 33 tahun silam itu mampu tampil kompetitif dan merangsek ke papan atas. Lalu gimana nasib Zarco musim depan bersama LCR Honda?
"Saya menjalani beberapa musim yang baik dengan Ducati, tapi saya masih belum merasa 100% nyaman. Jadi kami masih menyempurnakan beberapa detail agar lebih kuat," kata Zarco dikutip dari Speedweek.
"Tentu saja, kemenangan adalah hal paling penting, tapi saya tidak terobsesi dengan hal itu. Saya ingin meningkatkan level saya untuk mencapai kemenangan. Sekarang saya masih punya waktu enam bulan untuk melakukannya (bersama Ducati)," sambung pria yang pernah menjuarai Moto2 musim 2015 dan 2016 itu.
Di usia yang sudah tidak lagi muda, Zarco memang tidak muluk-muluk mengincar gelar juara di setiap serinya. Tapi yang terpenting bagi Zarco adalah bagaiamana dia masih bisa bertahan di balap motor kelas premier dan menikmati jalannya balapan.
"Tujuan saya adalah menikmati waktu bermotor. Karena jika saya hanya fokus menang dan tidak menang, maka itu akan membuat saya frustasi. Namun jika saya menikmati balapannya, maka saya bisa lebih merayakan kemenangan itu," kata Zarco.
"(Saat ini) saya memiliki motor pemenang. Jadi saya akan memberikan segalanya untuk mencapai hasil yang baik. Jika saya bisa memperebutkan podium, maka itu sangat memuaskan," tukasnya. Saat ini Zarco menghuni urutan kelima di papan klasemen sementara dengan 125 poin.
(lua/riar)
Komentar Terbanyak
Begini Pengakuan Polisi Sopir Rantis yang Lindas Affan Kurniawan
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali