Nomor 'Terkutuk', Mereka yang Gagal Juara Pakai Nomor 1 di MotoGP

ADVERTISEMENT

Nomor 'Terkutuk', Mereka yang Gagal Juara Pakai Nomor 1 di MotoGP

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 24 Jan 2023 08:03 WIB
Casey Stoner pakai nomor motor 1 di MotoGP 2008.
Casey Stoner terakhir menggunakan nomor motor 1. Foto: Gareth Harford / Gold and Goose Photography.
Jakarta -

Menjadi juara MotoGP pastinya jadi impian para pebalap. Selain mencatatkan namanya dalam sejarah, juara MotoGP juga mendapat keistimewaan untuk menggunakan nomor motor 1. Ya, nomor 'keramat' ini tidak bisa digunakan sembarang pebalap, melainkan harus jadi juara dunia lebih dulu.

Tapi setelah berganti nomor 1, nyatanya para pebalap justru sulit mempertahankan gelar juara. Di era MotoGP modern, tercatat hanya Nicky Hayden, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo yang mengganti nomor motor jadi #1. Mengutip laman Motorcyclesport, sejak tahun 2002 belum ada pebalap yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia dengan nomor motor 1 itu.

Nicky Hayden pada tahun 2007 mengganti nomor motor 1 harus rela gelarnya direbut Casey Stoner. Casey Stoner kemudian pada musim 2008 menggunakan nomor motor 1 dan gelarnya direbut Valentino Rossi. Beralih ke Jorge Lorenzo yang juga mengganti nomor motornya setelah mengukuhkan gelar juara musim 2010. Sayangnya, Lorenzo tidak bisa mempertahankan gelarnya dan harus memberikan ke Casey Stoner.

View this post on Instagram

A post shared by MotoGP™ (@motogp)

Casey Stoner lalu kembali menggunakan nomor 1 untuk musim 2012. Namun ia kalah dari Jorge Lorenzo. Lorenzo yang pernah gagal dengan nomor 1 itu, kemudian memutuskan untuk bertahan menggunakan nomor 99. Pebalap asal Spanyol itu baru bisa lagi menjadi juara pada tahun 2015.

Dengan begitu, pebalap terakhir yang menggunakan nomor 1 adalah Stoner. Setelahnya tidak ada lagi yang mau mengganti nomor motor 1. Setelah lebih dari satu dekade absen, motor nomor 1 akhirnya bakal kembali meramaikan balap MotoGP musim 2023.

Nomor motor 1 itu akan digunakan juara MotoGP 2022 Francesco Bagnaia. Hal itu terungkap dalam presentasi Ducati di Italia kemarin. Bagi Bagnaia, ia telah melewati proses yang cukup rumit sebelum akhirnya memutuskan menggunakan nomor 1 di Ducati Desmosedici GP23.

"Sudah lama kita melihat #1 di MotoGP. Saya selalu mengagumi mereka yang membalap dengan #1. Ini akan menunjukkan identitas Anda sebagai juara dunia," kata Bagnaia.

Kendati demikian, Bagnaia tidak akan meninggalkan nomor 63 yang juga memiliki ejarah tersendiri. Bagnaia tetap akan menggunakan nomor 63 di helm.

"Di motor saya akan menggunakan nomor 1 dan juga di pitboard. Tapi sisanya saya masih tetap mempertahankan nomor 63. 63 akan tetap menjadi nomor saya, karena saya pikir orang-orang menandai saya dengan nomor 63," ungkapnya.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT