Pindah ke Ducati, Alex Marquez: Bertahan di Honda Sama Saja Mati

ADVERTISEMENT

Pindah ke Ducati, Alex Marquez: Bertahan di Honda Sama Saja Mati

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 08 Des 2022 19:33 WIB
LCR Honda Castrol Spanish rider Alex Marquez speaks to reporters at the Algarve International Circuit in Portimao on April 21, 2021, ahead of the Portuguese Grand Prix MotoGP. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP) (Photo by GABRIEL BOUYS/AFP via Getty Images)
Alex Marquez. (Foto: AFP via Getty Images/GABRIEL BOUYS)
Jakarta -

Alex Marquez mengambil keputusan mengejutkan dengan pindah dari Honda ke Ducati di akhir musim 2022. Alex mengaku keputusan itu harus dibuatnya, sebab jika memilih bertahan di Honda, karier dia bakal mati.

Di kelas MotoGP, Alex sempat membela tim Repsol Honda bersama sang kakak Marc Marquez. Namun performa pebalap Spanyol itu tidak mengesankan, sehingga akhirnya ia dipindahkan ke tim satelit LCR Honda.

Tahun 2021 rupanya menjadi musim terakhir Alex membela tim Honda. Ia memutuskan menyeberang ke tim satelit Ducati, Gresini Racing. Alex Marquez menggantikan posisi Enea Bastianini yang hijrah ke tim pabrikan Ducati Lenovo.

Dikutip dari Motosan, Alex Marquez mengaku menjalani masa-masa sulit di akhir kariernya bersama Honda. Ia tidak mendapat dukungan dari timnya. Selain itu, motor Honda juga kurang kompetitif dibanding Ducati.

"Saya menyelesaikan musim dengan kondisi psikologis mencapai batasnya karena yang terjadi di Honda. Beberapa bulan terakhir ini sulit," kata Alex. Ia pun mengaku sangat memerlukan perubahan atau berganti tim. Karena jika bertahan di Honda, berarti sama saja bunuh diri.

"Kami membutuhkan perubahan, bertahan berarti mati," sambung Alex.

Selama tiga musim membela Honda di MotoGP, Alex Marquez memang tidak berkembang. Ia selalu mengakhiri musim di posisi belasan. Pada tahun debutnya, 2020, ia hanya mampu finis posisi 14 dengan 74 poin bersama Repsol Honda.

Lalu di musim 2021, Alex yang sudah bergabung dengan LCR Honda hanya bisa finis ke-16 dengan koleksi 70 poin. Di musim 2022, Alex hanya mampu menyelesaikan balap pada peringkat 17 dengan mengemas 50 poin.

Kini Alex Marquez boleh berharap bisa berkembang lagi di MotoGP 2023. Ia didukung dengan tim yang solid dan motor yang paling sempurna dan kompetitif.

"Saya tahu bahwa saya akan memiliki motor yang cepat, dan itu penting bagi seorang pebalap," ujar Alex.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT