Ada Orang Indonesia di Balik Sukses Bagnaia Jadi Juara Dunia MotoGP 2022!

ADVERTISEMENT

Ada Orang Indonesia di Balik Sukses Bagnaia Jadi Juara Dunia MotoGP 2022!

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 07 Nov 2022 08:16 WIB
Mugiyono, Cah Kebumen di Balik Kemenangan Enea Bastianini di Qatar 2022
Orang Indonesia ini turut andil muluskan Pecco jadi Juara Dunia MotoGP 2022 (Foto: Dok. Mugiyono)
Jakarta -

Francesco 'Pecco' Bagnaia menjadi Juara Dunia 2022 setelah finis di urutan kesembilan di MotoGP Valencia 2022. Salah satu orang Indonesia turut andil memuluskan Pecco menjadi Juara Dunia MotoGP 2022.

Adalah Mugiyono yang bertugas menyervis helm beberapa pebalap MotoGP. Sebagai Racing Service Helm KYT dan Suomy, Mugi menangani helm para pebalap MotoGP baik di kelas utama, kelas Moto2 maupun Moto3. Selain memuluskan laju Pecco jadi Juara Dunia MotoGP 2022, Mugi juga turut mengantarkan Augusto Fernandezjadi Juara Dunia Moto2.

"Selesai sudah tugas saya di tahun ini 2022, Alhamdulillah berhasil menghantarkan 2 juara dunia. MotoGP dan Moto2. Terimakasih , Semuanya karena Allah," tulis Mugi di akun instagram pribadinya seperti dikutip detikcom, Senin (7/11/2022).

[Gambas:Instagram]

Diketahui, Pecco menggunakan helm merek Suomy, dan Augusto Fernandez memakai helm KYT. Helm para Juara Dunia itu ditangani oleh Mugi. Selama beberapa seri di Asia maupun di Eropa, Mugi menangani helm KYT dan Suomy yang dipakai pebalap MotoGP, Moto2 dan Moto3.

Tugas Mugi di MotoGP bukan hal yang sepele. Dia membuat helm para pebalap MotoGP nyaman digunakan sehingga pebalap fokus dan bisa juara.

Kepada detikcom beberapa waktu lalu, Mugi menceritakan tugasnya menangani helm para pebalap MotoGP. Mulai dari membuat helm pas dikenakan di kepala para rider, sampai menyervis helm tersebut setelah dipakai.

"Terutama masalah size itu pengaruh banget. Karena terlalu ketat lama-lama di kepala sakit. Terus kalau terlalu longgar mereka nggak nyaman, kalau kena angin bisa geser, jadi mempengaruhi dia balap," ujar Mugi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

"Setelah mereka pakai, saya ambil, saya samperin ke pit box masing-masing pebalap. Setelah saya ambil, saya bawa ke tempat kerja saya di racing service, saya bersihkan, saya cek ulang, terutama bagian kacanya ada kotorannya nggak. Ada atau tidak kotorannya tetap saya bersihkan. Saya cek keseluruhan, tear off tetap saya ganti karena untuk pemandangannya supaya tidak terganggu, karena banyak kotoran yang menempel. Kembali ke helm, helm saya bersihkan, kadang-kadang ya habis dipakai balap pasti kan basah, saya keringkan dulu. Total keseluruhan satu helm 10 menitan untuk membersihkan. Setelah saya bersihkan kembali, saya cek ulang semuanya, saya kembalikan ke pembalapnya. Begitu terus selanjutnya," ungkap Mugi.

Adapun bagian yang dicek Mugi antara lain bagian interior yang meliputi busa pipi dan busa kepala, fungsi-fungsi mekanis seperti ventilasi, hingga tali pengikat dagu.

Di MotoGP, Moto2, dan Moto3, Mugi total menangani helm dari 11 pebalap. Di kelas MotoGP, selain helm Pecco, Mugi juga menangani helm KYT yang dikenakan Enea Bastianini dan Aleix Espargaro.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT