Dikeroyok Ducati di MotoGP Thailand 2022, Quartararo Punya Keunggulan di Tikungan Ini

ADVERTISEMENT

Dikeroyok Ducati di MotoGP Thailand 2022, Quartararo Punya Keunggulan di Tikungan Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 02 Okt 2022 12:02 WIB
Monster Energy Yamahas French rider Fabio Quartararo rides during a MotoGP practice session at the Japanese Grand Prix at the Twin Ring Motegi circuit in Motegi, Tochigi prefecture on September 23, 2022. (Photo by Toshifumi KITAMURA / AFP)
Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo. Foto: Toshifumi KITAMURA / AFP
Jakarta -

Fabio Quartararo siap menghadapi MotoGP Thailand 2022 dengan optimisme tinggi. Meski Sirkuit Buriram memiliki trek lurus sepanjang 1 km yang menjadi makanan empuk motor Ducati, Quartararo bersama Yamaha YZR-M1 memiliki keunggulan di sejumlah tikungan.

Setelah menyelenggarakan 16 seri balapan, MotoGP musim ini hanya menyisakan seri MotoGP Thailand (2 Oktober), MotoGP Australia (16 Oktober), serta MotoGP Malaysia (23 Oktober) dan MotoGP Valencia (6 November).

Dari empat seri tersebut, masih ada 100 poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap. Dengan selisih poin yang cukup kecil antara pebalap nomor satu, hingga pebalap nomor tiga, masih ada peluang bagi ketiganya untuk merengkuh gelar juara dunia MotoGP 2022.

Sebagai catatan, saat ini rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, ada di posisi pertama dengan raihan poin sementara 219, diikuti pebalap Ducati, Francesco Bagnaia, di tempat kedua dengan 201 poin, dan Aleix Espargaro dari Aprilia di tempat ketiga dengan 194 poin.

Di Thailand, Quartararo bakal memulai balapan dari posisi empat. Rider asal Prancis itu 'dikeroyok' para pebalap Ducati. Di depannya ada Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Francesco Bagnaia. Sementara di belakang dia ada Johann Zarco, Enea Bastianini, dan Jack Miller. Semuanya adalah pebalap Ducati.

Menurut menyebut trek Sirkuit Buriram saat ini memiliki grip yang cukup tinggi, tapi itu tidak menjamin keuntungan bagi pebalap. "Cengkeramannya sangat tinggi, saya pikir kami melakukan beberapa lap yang bagus, tapi saya tidak tahu apakah ini lebih baik atau lebih buruk dari tahun 2019. Motor kami pasti melaju lebih cepat di lintasan lurus, tetapi cengkeramannya benar-benar berbeda dari tiga tahun lalu," katanya dikutip dari GPOne.

Dia juga tidak gentar dengan para pebalap Ducati yang mendominasi row depan. Meski Desmosedici memiliki superioritas di trek lurus, Quartararo mampu menyainginya dengan keunggulan M1 yang bisa melaju cepat di tikungan. Di beberapa tikungan lambat dan cepat, Quartararo bisa menyalip pebalap lainnya.

"Saya merasa nyaman di tikungan 9 dan 10, di tikungan 10 saya bisa membawa banyak kecepatan," sambung pebalap berjuluk El Diablo. Meski memiliki optimisme tinggi, Quartararo tetap berusaha rasional, sehingga ia menargetkan finis di posisi keempat.



Simak Video "Sama Kayak Qatar, MotoGP Mandalika 2023 Rencananya Digelar Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT