ADVERTISEMENT

Marc Marquez Belum Terkalahkan di MotoGP Thailand

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 30 Sep 2022 14:17 WIB
Repsol Honda Team Spanish rider Marc Marquez rides during the MotoGP race for the Thailand Grand Prix at Buriram International Circuit in Buriram on October 6, 2019. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP) (Photo by LILLIAN SUWANRUMPHA/AFP via Getty Images)
Marc Marquez memenangi dua balapan yang sudah digelar di Sirkuit BuriramFoto: AFP via Getty Images/LILLIAN SUWANRUMPHA
Jakarta -

Marc Marquez memiliki memori indah di Sirkuit Buriram. Pada balapan musim 2018 dan 2019, ia menorehkan dua kemenangan berturut-turut.

Tapi situasinya di tahun ini berbeda. Cedera yang diderita Marquez belum sepenuhnya pulih. Tak muluk-muluk, yang terpenting baginya pada akhir pekan ini adalah bisa menyelesaikan balapan dengan baik.

Di Thailand, The Baby Aliens menorehkan sejarahnya tersendiri. Marc Marquez mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pemenang MotoGP di Thailand. Belum ada lagi yang pebalap selain Marquez menjadi pemenang MotoGP Thailand. Pasalnya pada tahun 2020 dan 2021, Thailand absen menggelar balapan MotoGP.

"Situasinya tidak sama lagi dan sepertinya tidak akan bertarung untuk juara di lap terakhir. Tapi semuanya selalu spesial ketika kembali ke lintasan dan memiliki memori indah. Namun sejak saat itu banyak hal yang sudah berubah," tutur Marquez dikutip Speedweek, Jumat (30/9/2022).

Marquez mengungkap sejak seri Jerez 2020, ia tak lagi bisa bertarung di putaran terakhir. Diakuinya, ia selalu merasa kesakitan dan kesulitan untuk bertarung dengan pebalap lainnya.

"Karena saya merasa sakit dan ketika kamu sedang cedera, tenaga akan berkurang, konsentrasi juga hilang untuk sesaat. Dari semua balapan yang saya lewat i sejak itu, saya selalu mengendur di lap terakhir. Di Motegi, untuk pertama kalinya saya bisa kembali bertarung di lap terakhir. Tenaga hilang sedikit, tapi itu normal," beber The Baby Aliens.

Jelang MotoGP Thailand, bintang Repsol Honda itu percaya siapapun masih bisa menang. Namun itu semua bergantung pada kondisi cuaca.

"Berdasarkan ramalan, cuacanya cepat berubah-ubah. Tapi ketika basah semuanya terbuka. Jelas, kondisi fisik akan berkurang, kelemahan motor juga tidak kentara. Semuanya tergantung dari feeling," akunya lagi.

Lalu, mampukah Marquez mengulangi kesuksesannya dua tahun silam?



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT