Kompori Aleix Espargaro, Vinales: Harusnya Dia Marah kepada Aprilia!

ADVERTISEMENT

Kompori Aleix Espargaro, Vinales: Harusnya Dia Marah kepada Aprilia!

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 27 Sep 2022 15:10 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 18: Maverick Vinales of Spain  and Aprilia Racing Team Gresini  speaks in box during the qualifying practice during the MotoGP Of San Marino - Qualifying at Misano World Circuit on September 18, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Pebalap Aprilia Racing, Maverick Vinales. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Pebalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, menyoroti insiden yang menimpa rekannya, Aleix Espargaro di gelaran MotoGP Jepang 2022 pada akhir pekan lalu (25/9/2022). Menurut Vinales, harusnya Aleix marah kepada Aprilia karena motornya bermasalah sesaat sebelum race dimulai, hingga ia akhirnya harus ke pit untuk mengganti motor dan kehilangan banyak waktu.

Seperti diketahui, Aleix mengalami masalah pada motornya ketika melakukan sesi pemanasan (warm up). Dikutip dari Speedweek, ternyata mekanik Aleix melakukan kesalahan karena tidak mencopot perangkat efisiensi bahan bakar, sehingga motor tidak bisa menyentuh putaran 5.000 rpm. Akibatnya, motor Aprilia RS-GP Aleix tidak bisa dipacu melebihi kecepatan 100 km/jam.

Rider asal Spanyol itu pun harus masuk ke pit untuk mengganti motor di saat pebalap lainnya bersiap start. Aleix yang banyak kehilangan waktu, dan juga harus beradaptasi dengan pilihan ban yang tidak cocok, akhirnya hanya bisa finis di posisi 16 tanpa mendapatkan poin.

ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 18: Aleix Espargaró of Spain and Aprilia Racing celebrate his third position on the podium during the MotoGP race at Motorland Aragon Circuit on September 18, 2022 in Alcaniz, Spain. (Photo by Joan Cros Garcia - Corbis/Corbis via Getty Images)Aleix Espargaro gagal mendapatkan poin di MotoGP Jepang 2022 Foto: Corbis via Getty Images/Joan Cros Garcia - Corbis

Vinales pun menyoroti kejadian itu. Sebagai rekan satu paddock-nya, Vinales mengatakan harusnya Aleix marah besar dengan kejadian itu. Sebab hal itu membuat dirinya gagal mendapatkan poin dan memangkas selisih poin dengan Fabio Quartararo.

"Hari ini (25/9) Aleix bisa mendapatkan banyak poin. Secara logika, jika saya berada di tempatnya saya akan sangat marah," kata Vinales mengutip laman Motosan.

"Anda (para kru mekanik) tidak bisa membuat kesalahan seperti itu saat bermain di kejuaraan dunia. Kesalahan itu bisa membuat Anda kehilangan gelar," tambahnya.

Di sisi lain, Aleix Espargaro tidak terlalu marah dengan kejadian itu, meskipun dia sedikit menyesali apa yang sudah terjadi. "Kami adalah tim, kami menang dan kalah bersama. Motivasi total untuk Thailand!" kata Aleix dalam unggahan di media sosialnya.

Sebagai catatan, balap MotoGP 2022 menyisakan empat seri lagi. Masih ada 100 poin maksimal yang bisa dikumpulkan pebalap. Dengan selisih poin yang cukup kecil antara pebalap nomor satu, hingga pebalap nomor tiga, masih ada peluang bagi ketiganya untuk merengkuh gelar juara dunia MotoGP 2022.

Saat ini rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, masih di posisi pertama dengan raihan poin sementara 219, diikuti pebalap Ducati, Francesco Bagnaia, di tempat kedua dengan 201 poin, dan Aleix Espargaro dari Aprilia di tempat ketiga dengan 194 poin.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT