Sirkuit Motegi 'Kejam', Marquez Cs Wajib Sering Ngerem di MotoGP Jepang

ADVERTISEMENT

Sirkuit Motegi 'Kejam', Marquez Cs Wajib Sering Ngerem di MotoGP Jepang

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 25 Sep 2022 09:20 WIB
MOTEGI, JAPAN - OCTOBER 21:  Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team leads the field during the MotoGP race during the MotoGP of Japan - Race at Twin Ring Motegi on October 21, 2018 in Motegi, Japan.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
MotoGP Jepang Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images
Jakarta -

Seri ke-16 MotoGP berlanjut di Mobility Resort Motegi yang sebelumnya dikenal dengan nama Twin Ring Motegi, Jepang. Pebalap dituntut untuk sering menggunakan rem pada sirkuit sepanjang 4,8 kilometer ini.

MotoGP membeberkan fakta, Sirkuit Motegi merupakan lintasan paling kejam terhadap perangkat rem. Para rider MotoGP rata-rata menggunakan rem sekitar 33 detik setiap putaran. Walhasil dari start hingga bendera finish dikibarkan, penggunaan rem memakan waktu lebih dari 13 menit untuk setiap balapan MotoGP.

Sejak debut di MotoGP, Sirkuit Motegi dikenal paling menantang dalam hal pengereman. Bahkan, FIM mengharuskan penggunaan cakram berukuran 340 mm, ukuran itu lebih besar ketimbang sirkuit lain. Menurut tim teknisi Brembo, Sirkuit Motegi merupakan trek yang menantang dengan skala skor dari 1 sampai 5, indeks kesulitannya mendapat skor 5 alias sempurna.

Sirkuit Motegi juga tercatat memiliki 14 tikungan, di antaranya enam ke kiri, dan delapan ke kanan. Tujuh tikungan bahkan ditempuh kurang dari 100 km/jam. Tikungan 11 diklaim sebagai titik yang terberat pada sistem pengereman, bayangkan saat motor berada di kecepatan 310 km/jam, pebalap harus dipaksa melakukan deselerasi sampai kecepatan 82 km/jam dalam waktu 4,9 detik saja, sementara jarak pengereman tak lebih dari 245 meter!

Selanjutnya bagian pengereman tingkat kesulitan menengah, yakni tikungan 5 yang bikin rem menahan beban setara 6,7 kg. Lalu tikungan 1 karena mengharuskan pengendara mengerem selama 4,6 detik dengan jarak 225 meter.

Selanjutnya rider juga diwajibkan ngerem sebanyak tiga kali di bawah 50 meter: tikungan 6 sepeda melambat dari 200 menjadi 183 km/jam dalam 47 meter, curve 8 mereka melaju dari 133 ke 112 km/jam dalam 41 meter, dan curve 12 mereka melambat dari 167 ke 143 km/jam dalam 40 meter.

MotoGP Jepang telah diadakan di Motegi sejak 2004, putaran terbaik saat balapan saat ini masih dipegang oleh Jorge Lorenzo, dia bisa melahap satu putaran penuh dengan catatan waktu 1 menit 45,350 detik. Rekor ini diciptakannya saat berseragam Yamaha pada musim 2014.

Rider yang paling sering menang di era 1.000 cc ialah Marc Marquez. The Baby Aliens sudah tiga kali juara di sini, yakni tahun 2016, 2018, dan 2019. Pebalap lain yang pernah menang selain Marquez di era mesin 1.000 cc, yakni Dani Pedrosa (2012, 2015), Jorge Loreno (2013, 2014), dan Andrea Dovizioso (2017).

Marc Marquez juga mengaku sedang bersemangat menyambut balapan kandang buat Honda.

"Aku bersemangat sekali untuk kembali ke Jepang, Ini adalah balapan kandang Honda, ini adalah sirkuit yang menyenangkan dan para penggemar selalu luar biasa. Di Motegi Anda bisa mendapatkan semua jenis cuaca jadi kami harus memperhatikan apa yang terjadi. Juga dengan perubahan jadwal itu akan menjadi dua setengah hari yang sangat intens, tetapi aku merasa baik secara fisik setelah Aragon. Mari nikmati akhir pekan di Jepang dan terus bekerja untuk pemulihan penuh dan pengembangan motor," kata Marc Marquez dalam keterangan resminya dikutip, Kamis (22/9/2022).

Sementara Pecco Bagnaia, rider Ducati yang kini menjadi kandidat juara dunia MotoGP 2022 punya rekor bagus di sini. Dia pernah menang di Motegi saat menjalani Moto2 musim 2018, ini juga jadi modal penting buat rider asal Italiano.

"Saya senang kembali ke Motegi, di mana kami tidak balapan selama tiga tahun dan di mana saya memenangkan balapan Moto2 terakhir saya pada 2018. Setelah GP terakhir di Aragon pekan lalu, jarak kami di kejuaraan telah sangat dekat, jadi sekarang. lebih dari sebelumnya, penting untuk tidak membuat kesalahan," kata Pecco dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Kamis (22/9/2022).

Selanjutnya Fabio Quartararo mengaku mulai pulih usai luka lecet dan abrasi yang didapat saat crash di MotoGP Aragon. El Diablo akan tampil maksimal, kendati dia belum punya rekor oke dalam beberapa tahun ke belakang di Sirkuit Motegi.

"Ini tidak akan mudah, tetapi aku mencoba yang terbaik untuk sepenuhnya fit untuk balapan di sini dan berjuang untuk kemenangan. aku selalu mendorong 100% terlepas dari di mana kami balapan atau dalam situasi apa pun, jadi itu adalah sesuatu yang juga akan aku lakukan akhir pekan ini," kata Quartararo.

Berikut ini jadwal MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi 2022:

Jumat, 23 September 2022

13:05 - 14:20 WIB: FP1 MotoGP

Sabtu, 24 September 2022

08:50 - 09:35 WIB: FP2 MotoGP

12:25 - 12:55 WIB: FP3 MotoGP

13:05 - 13:20 WIB: Q1 MotoGP

13:30 - 13:45 WIB: Q2 MotoGP

Minggu, 25 September 2022

08:40 - 09:00 WIB: WUP MotoGP

13:00 WIB: Race MotoGP (24 lap)



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT