Pecco Bagnaia Tak Butuh Ditolong Team Order

ADVERTISEMENT

Pecco Bagnaia Tak Butuh Ditolong Team Order

Ridwan Arifin - detikOto
Sabtu, 24 Sep 2022 16:41 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 18: Francesco Pecco Bagnaia of Italy on the podium during the MotoGP race at Motorland Aragon Circuit on September 18, 2022 in Alcaniz, Spain. (Photo by Joan Cros Garcia - Corbis/Corbis via Getty Images)
Francesco Bagnaia Foto: Corbis via Getty Images/Joan Cros Garcia - Corbis
Jakarta -

Francesco 'Pecco' Bagnaia jadi harapan Ducati untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2022. Pabrikan Borgo Panigale tak pernah mengantarkan pebalapnya jawara dunia sejak kali terakhir 2007. Kini dengan 8 motor di lintasan, team order bisa saja dipilih untuk memuluskan langkah Pecco, tapi Italiano itu menolaknya.

Rider Ducati Lenovo Team itu hanya berjarak 10 poin dari Fabio Quartararo yang masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2022. Sementara Aleix Espargaro berada di peringkat ketiga dengan jarak 17 angka dari tempat pertama.

Race tinggal 5 balapan lagi. Peluang juara dunia masih terbuka lebar. Sebab masih ada 125 poin maksimal yang bisa diperebutkan.

"Dengan hormat, aku tidak berpikir perlu bantuan untuk berada di depan. Aku lebih suka menang di trek dan bukan karena seseorang membiarkan saya lewat," kata Pecco dicuplik Crash, Sabtu (24/9/2022).

Sebelumnya Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti mengungkapkan akan menempuh jalan apa pun untuk bisa meraih gelar juara dunia bagi tim dan pebalap. Jawaban ini atas pertanyaan apakah Ducati bakal menerapkan team order.

"Jadi jelas sekali kita harus memaksimalkan kemungkinan apapun untuk mengejar poin dari Fabio. Kita lihat apa yang nanti akan terjadi. Saat ini kami ingin merayakan gelar konstruktor dulu," kata Ciabatti.

Tidak menutup kemungkinan jika 7 pebalap Ducati lain diminta untuk 'mengawal' Pecco Bagnaia demi memudahkan langkah Ducati menjadi juara. Saat ini Pecco hanya tertinggal 10 poin dari Quartararo, sementara race berikutnya akan digelar di Jepang, Malaysia, Thailand, Australia, dan Spanyol.

Pecco mengaku tak bisa berbuat banyak jika manajemen Ducati memutuskan team order. Dia hanya fokus membalap untuk berada di garis depan, tanpa bantuan rider Ducati lainnya.

"Bagaimanapun juga, aku tidak berada di dalam keputusan ini dan tentu saja aku mengatakan keinginan [kepada Ducati] yaitu membiarkan aku melakukan apa yang ingin dilakukan dan jika mereka memutuskan sesuatu yang berbeda, itu bukan tentangku. Aku akan melakukannya. Dan aku akan mencoba untuk berada di depan," kata Pecco.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT