ADVERTISEMENT

Profil Wahyu Nugroho, Pembalap Asal Boyolali yang Juara di Eropa

Arief Budiman - detikOto
Jumat, 19 Agu 2022 21:23 WIB
Wahyu Nugroho
Foto: www.yamaharacingindonesia.co.id
Jakarta -

Nama Wahyu Nugroho menjadi bahan perbincangan pencinta balap motor di Indonesia. Pemuda asal Boyolali, Jawa Tengah ini pasalnya pria berhasil meraih podium ke-3 pada ajang balap internasional bLU cRU European Cup 2022 di Sirkuit Autodrom Most Ceko, pada Sabtu, 30 Juli 2022.

Wahyu Nugroho lahir 14 Januari 2003. Perjalanan Wahyu di ajang balap motor kelas dunia sudah terlatih sejak lama. Ia juga tercatat sudah banyak mengikuti kelas balap sekaligus memiliki prestasi mulai dari tahun 2017 hingga 2019 di kancah nasional.

Pada tahun 2017, saat ajang Yamaha Cup Race, Wahyu berhasil menjuarai mulai dari, Juara 1 YCR5 (Moped 150 cc) seri 1 Kebumen, Juara 2 YCR6 (Moped 125 cc) seri 1 Kebumen, Juara 1 YCR5 (Moped 150 cc) seri 2 Kediri, Juara 1 YCR5 (Moped 150 cc) seri 3 Solo, Juara 2 YCR6 (Moped 125 cc) seri 3 Solo, Posisi 1 Klasemen YCR5 (Moped 150 cc), dan Posisi 2 Klasemen YCR6 (Moped 125 cc).

Sedangkan di tahun 2018, Wahyu mengikuti 2 ajang yaitu Motoprix dan Yamaha Sunday Race yang berhasil mendapatkan banyak prestasi di kategori motor 150 cc dan pada ajang Asia Road Racing Championship di tahun 2019, Wahyu berhasil juara 3 ARRC Round 3 di Buriram International Circuit, Thailand.

Selain itu, Pembalap binaan Yamaha Indonesia ini juga mengikuti ajang ARRC 2020 dan masuk di Asia Production 250 cc (AP250).

"Wahyu Nugroho memiliki potensi berada di jajaran top rider di musim pertamanya berlaga di balapan dunia ini. Hal itu diyakininya mengingat saat berstatus sebagai rookie kelas Asia Production 250 (AP250) Asia Road Racing Championship (ARRC) 2020, dia tampil kompetitif menggunakan YZF-R25 dengan hasil seri perdana finish ke-4 race 1 dan 2 di sirkuit Sepang," tulis Yamaha Indonesia lewat keterangan resmi.

Tentunya perbandingan kompetisi balap di Eropa dengan Asia sangat berbeda. Wahyu harus cepat beradaptasi untuk dapat menunjukkan performa terbaiknya. Namun, bagi Wahyu Nugroho, tidak ada kata menyerah sebelum bendera finish dikibarkan. Mottonya, terus berjuang hingga all out dalam setiap laga.

Wahyu bahkan sempat mencetak waktu tercepat pada sektor 1 lintasan Autodrom Most Ceko yang memiliki panjang 4,2 km, sekaligus menunjukkan bahwa pembalap tim bLU cRU Yamaha Racing Indonesia ini mengalami progress dan improve signifikan.



Simak Video "Permintaan Lagi Tinggi, Pembeli Motor Yamaha Harap Bersabar"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT