ADVERTISEMENT

Gabung Gresini, Alex Marquez Sadar Diri Tak Berkembang di Honda

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 27 Jun 2022 20:36 WIB
LCR Honda Castrol Spanish rider Alex Marquez speaks to reporters at the Algarve International Circuit in Portimao on April 21, 2021, ahead of the Portuguese Grand Prix MotoGP. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP) (Photo by GABRIEL BOUYS/AFP via Getty Images)
Alex Marquez meninggalkan LCR Honda untuk bergabung dengan Gresini Racing (Foto: AFP via Getty Images/GABRIEL BOUYS)
Jakarta -

Alex Marquez tak ingin terus bertahan memperkuat Honda. Ia lebih memilih hengkang ke Ducati daripada terus menjadi bagian dari LCR Honda.

Adik dari Marc Marquez ini tak kunjung oke prestasinya sejak debut MotoGP pada 2020. Sadar tak mengalami perkembangan, Alex Marquez sadar dirinya butuh penyegaran dengan mencari tim baru.

"Saya sangat bahagia dengan timnya (LCR Honda), tapi saya tidak melihat diri saya di sana. Secara mental saya butuh perubahan. Sebagai pebalap dan pribadi saya harus berkembang," ujar Alex Marquez dikutop Motosan.es, Senin (27/6/2022).

Sejak gabung ke Honda, Alex belum menunjukkan statusnya sebagai juara dunia Moto3 dan Moto2. Di musim perdananya dengan Repsol Honda, Alex Marquez dua kali naik podium. Dia menutup musim di peringkat 14 dengan koleksi 74 poin.

Adik Marc Marquez itu kemudian dipindah ke LCR Honda pada musim 2021, tapi performanya merosot. Sejak pindah ke tim satelit, Alex belum pernah masuk tiga besar. Saat ini dia berada di posisi 18 klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari 11 balapan yang sudah digelar.

Pada akhir pekan kemarin Alex resmi bergabung ke Gresini Racing mulai musim 2023. Dia merasa harus berhenti menunggangi RC213V sejak MotoGP Jerman 2022.

"Akan tiba pada saatnya, aku berhenti dari Honda. saya memberi tahu Luccio [Cecchinello] di Jerman. Saya merasakan itu, saya merasa dia tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan," ujar Alex.

Meski dia akan mendapatkan paket Desmosedici GP22, dia yakin motornya kompetitif. Berkaca dari para rookie yang menunggangi Desmosedici GP, Enea Bastianini misalnya bisa masuk podium.

Menurut Alex motor Ducati lebih ramah untuk banyak pebalap. Ia punya harapan besar bisa berkembang lebih baik lagi bersama motor asal Borgo Panigale.

"Pada akhirnya, sampai Anda mencoba sepeda motor Anda tidak tahu. Kami melihat bahwa Ducati akhirnya beradaptasi dengan banyak gaya dan banyak pengendara. Lebih konstan atau kurang, setiap orang cepat di beberapa titik. Jadi ini kesempatan besar bagi saya. Mereka percaya pada saya dan itu sangat berharga," ujar Alex.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT