ADVERTISEMENT

Aksi Aleix Espargaro: Disenggol Quartararo, Tercecer di Posisi 15, Finis Ke-4

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 27 Jun 2022 08:50 WIB
Spains rider Aleix Espargaro of the Aprilia Racing steers his motorcycle during the MotoGP race at the Dutch Grand Prix in Assen, northern Netherlands, Sunday, June 26, 2022. (AP Photo/Peter Dejong)
Aleix Espargaro finis ke-4 meski sempat tercecer ke posisi 15 MotoGP Belanda 2022. Foto: AP/Peter Dejong
Jakarta -

Aleix Espargaro tampil sensasional di balapan MotoGP Belanda 2022. Pebalap asal Spanyol itu memulai balapan dari baris kedua dan tepat dua posisi di bawah Pecco Bagnaia yang berada di puncak.

Semula, balapan berjalan baik-baik saja hingga di tikungan kelima saat balapan memasuki lima putaran, Fabio Quartararo terjatuh dan menyenggol Espargaro. Alhasil Espargaro ikut terseret ke gravel dan tercecer ke posisi 15. Beruntung baginya, ia masih bisa melanjutkan balapan MotoGP Belanda.

"Saya pikir, ini akhir pekan berbeda dengan kualifikasi, di mana nasib kurang baik saat bendera kuning dikibarkan, saya yang tercepat. Saya tunjukkan kepada mereka kecepatan itu hari ini dan ini sangat penting bagi saya," kata Espargaro dikutip Speedweek.

"Saya tidak menang hari ini karena Fabio. Tapi saya pikir kemenangan itu terlihat jelas, penting bagi saya untuk memiliki perasaan itu," sambungnya lagi.

Dari situ, Espargaro terus mencari cara agar bisa merangkak ke depan. Bermodalkan waktu tercepat di lintasan, Espargaro perlahan tapi pasti menyalip para rivalnya. Ia pun tidak terlihat kesulitan untuk menyalip para pebalap dari posisi 15 hingga berujung finis di tempat keempat.

"Saya berusaha dan tidak ingin terdengar arogan tapi kecepatan saya lebih cepat dari yang lain di lintasan. Kalau selisih waktu hanya setengah detik atau sepersepuluh detik tentu akan lebih mudah. Di tikungan terakhir, saya juga mengerem lebih ekstra dari siapapun. Terlebih di tikungan cepat, motor ini sangat mengesankan, jadi itu cukup mudah bagi saya," beber Espargaro.

Ia juga menyayangkan kesalahan Quartararo yang dianggapnya bodoh Terlebih Fabio tengah dalam persaingan untuk merebut gelar MotoGP musim 2022.

"Satu alasan Quartararo melakukan manuver itu karena ia merasa motornya sangat baik dan ia bisa mendekati jarak dengan baik. Kami juga melihat itu di tikungan pertama MotoGP Jerman dengan Pecco. Ia sudah meminta maaf karena melakukan kesalahan besar," pungkas Espargaro.

Hasil MotoGP Belanda tentu menjadi modal bagi Espargaro untuk memangkas jarak dengan sang pemuncak klasemen Quartararo. Espargaro kini hanya tertinggal 21 poin dari pebalap Yamaha itu.



Simak Video "Podium Perdana Maverick Vinales Bersama Aprilia"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT