ADVERTISEMENT

Gagal Gabung Tim MotoGP Yamaha, Toprak Razgatlioglu Tetap Bisa Jajal YZR-M1

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 04 Jun 2022 08:45 WIB
Yamaha R1 edisi Toprak Razgatlioglu
Foto: Yamaha Racing. Toprak Razgatlioglu.
Jakarta -

Peluang Toprak Razgatlioglu bergabung ke tim MotoGP Yamaha dipastikan sudah tertutup. Namun Yamaha tetap akan memberi kesempatan kepada rider asal Turki itu untuk menjajal sensasi mengendarai motor MotoGP, Yamaha YZR-M1.

Musim depan Yamaha hanya akan mengandalkan dua pebalap saja di pentas MotoGP. Sebab tim satelit mereka saat ini, RNF Racing, telah mengundurkan diri dari Yamaha dan akan menjalin kerja sama dengan Aprilia sebagai tim independen pada musim 2023.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengatakan bahwa Yamaha tidak memiliki opsi lain musim depan selain menjalani balap dengan dua rider. Yamaha tidak akan membuat tim satelit karena tidak ada alternatifnya.

Pemilik WithU Yamaha RNF, Razlan RazaliPemilik RNF Racing, Razlan Razali Foto: Yamaha

"Kami hanya akan memiliki dua motor di grid tahun depan. Seperti yang telah saya katakan, sampai sekarang kami selalu memiliki tim satelit," terang Lin Jarvis, dikutip dari Crash.

Hengkangnya RNF Racing dari Yamaha juga berdampak ke banyak hal, salah satunya yakni gagal terwujudnya mimpi Toprak Razgatlioglu untuk gabung ke tim MotoGP Yamaha.

Yamaha sendiri sudah hampir pasti akan memperpanjang kontrak Fabio Quartararo yang tampil gemilang musim ini. Selain itu, Yamaha juga masih belum mau berpisah dengan Franco Morbidelli sekalipun penampilan dia sangat buruk musim ini. Dengan demikian, sudah tidak ada slot pebalap di Yamaha.

Meski demikian, Yamaha akan tetap memberi kesempatan kepada Toprak untuk menguji coba YZR-M1. Itu sebagai bentuk apresiasi kepada Toprak karena dia berhasil menjuarai WSBK 2021.

"Arti di balik tes itu adalah ketertarikannya untuk mencoba motor MotoGP. Kedua, itu adalah sedikit hadiah dari Yamaha untuk kejuaraannya tahun lalu dan komitmennya yang berkelanjutan dengan Yamaha untuk masa depan," kata Jarvis.

"Jadi, saya pikir target terbesar untuk tes itu tetap sama. Tenang, nikmati tes ini, dan rasakan sensasi motor MotoGP, untuk merasakan seperti apa jadinya jika dia memilih untuk pindah (ke MotoGP) di masa depan," sambungnya.

"Tapi jelas, dengan tidak adanya tim satelit (musim depan), bagaimanapun, berarti kami tidak punya tempat (untuk Toprak), karena kami hanya memiliki dua motor di tim pabrikan," bilang Jarvis.

(lua/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT