Pebalap Formula E Sebut Sirkuit Ancol Trek yang Cepat

ADVERTISEMENT

Pebalap Formula E Sebut Sirkuit Ancol Trek yang Cepat

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 04 Jun 2022 05:53 WIB
Dalam foto yang dipotret pada tanggal 25 Mei 2022, terlihat sejumlah pekerja beraktivitas di area Sirkuit Formula E, Jakarta.
Sirkuit Formula E Jakarta (Foto: Pradita Utama/detikOto)
Jakarta -

Para pebalap Formula E melihat langsung Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Ancol, Jakarta, sebelum melakoni balapan Jakarta E-Prix akhir pekan ini. Mereka memberikan komentar mengenai sirkuit yang baru dibangun ini.

Sebelumnya, para pebalap Formula E sudah mempelajari sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) melalui simulator. Namun, pastinya akan sangat berbeda antara simulator dengan sirkuit sungguhan. Beberapa dari mereka menilai sirkuit ini adalah trek yang sangat cepat.

"Ini terlihat cukup cepat," sebut Nyck de Vries, pebalap Belanda keturunan Indonesia yang bergabung di Mercedes-EQ Formula E Team dalam video yang diunggah Instagram resmi Formula E.

Sam Bird dari Jaguar TCS Racing menambahkan, sirkuit Formula E di Jakarta ini tampak menarik. Dia menilai akan ada kombinasi tikungan lambat dan tikungan yang bisa memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Senada, Edoardo Mortara dari Rokit Venturi Racing membaca akan ada hairpin, tikungan cepat dan lambat di sirkuit ini.

Sementara Andre Lotterer Tag Heuer Porsche Formula E Team lebih mengomentari posisi sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit. "Sedikit hybrid, lo. Permanen tapi tetap (sirkuit di dalam) kota," ujar Lotterer.

Begitu juga Sergio Sette Camara dari tim Dragon/Penske Autosport. Dia menyoroti sirkuit Jakarta yang dekat dengan pantai Ancol.

"Melihat beberapa preview dari trek itu terlihat menarik. Dekat dengan pantai, jadi itu keren," ucapnya.

Sementara Sebastien Buemi dari tim Nissan E.Dams dan Antonio Felix Da Costa dari DS Techeetah menyebut, pebalap perlu beradaptasi dengan sirkuit baru ini.

"Hadir di trek baru itu agak istimewa karena Anda harus beradaptasi. Anda tidak benar-benar tahu apa yang diharapkan bagaimana aspal akan bereaksi, bagaimana trek akan berkembang sepanjang hari. Dan jelas Anda tidak mengetahuinya bahkan jika Anda telah melakukan simulator. Anda harus cepat beradaptasi," ucap Buemi.

"Setelah Anda sampai di sana, Anda tahu, semuanya baru. Ini tidak seperti balapan di Monaco atau di suatu tempat yang memiliki banyak footage, banyak sejarah, banyak hal yang bisa Anda lakukan, Anda sudah melakukannya. Di sini Anda harus balapan dengan pikiran terbuka dan siap beradaptasi. Dan saya suka itu," tambah Antonio.

Simak Video 'Prakiraan Cuaca saat Perhelatan Formula E, Simak Info Selengkapnya!':

[Gambas:Video 20detik]



(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT