Alon-alon Asal Kelakon, Aleix Espargaro Bisa Tiru Cara Joan Mir saat Juara 2020

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 22 Mei 2022 08:41 WIB
MotoGP - Grand Prix of Argentina - Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina - April 3, 2022 Aprilia Racings Aleix Espargaro and Pramac Racings Jorge Martin in action during the race REUTERS/Agustin Marcarian
Aleix Espargaro. Foto: REUTERS/Agustin Marcarian
Jakarta -

Aleix Espargaro menjadi salah satu pebalap paling konsisten di musim ini. Dari 7 seri MotoGP 2022 yang sudah digelar, pebalap asal Spanyol itu mengemas empat podium dan satu kemenangan. Meski tak selalu juara satu, Aleix Espargaro bisa saja menjadi juara di akhir musim 2022. Syaratnya harus konsisten memperoleh podium seperti yang dilakukan Joan Mir kala menjadi juara MotoGP 2020 bersama Suzuki.

Performa impresif ditunjukkan pebalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, di awal-awal musim 2022 ini. Aleix Espargaro sukses mencetak hattrick podium tiga dari tiga seri terakhir MotoGP 2022. Aleix meraih podium tiga di MotoGP Portugal, Spanyol, dan Prancis.

Lalu jika melihat performa dari seri satu hingga seri empat, performa Aleix Espargaro juga tidak buruk-buruk amat. Ia berhasil finis di posisi 4 pada MotoGP Qatar dan posisi 9 di MotoGP Mandalika. Aleix bahkan finis pertama di MotoGP Argentina, sebelum akhirnya finis di urutan 11 pada MotoGP Amerika.

Dengan capaian tersebut, saat ini Aleix Espargaro berhasil berada di posisi kedua klasemen pebalap MotoGP 2022 sementara dengan 98 poin. Ia kini hanya berjarak 4 poin dari Fabio Quartararo di posisi pertama yang mengemas 102 poin.

Joan MirJoan Mir menjadi juara MotoGP 2020 Foto: Twitter @CEVMotorcycle

Berkaca dari gelaran MotoGP edisi sebelumnya, performa Aleix Espargaro ini mirip dengan apa yang diraih oleh pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, ketika dia menjadi juara MotoGP 2020 silam, di mana balap dilakukan di tengah merebaknya wabah virus Corona (COVID-19).

Dari 14 seri MotoGP 2020 yang digelar, Joan Mir sukses meraih 7 podium dan menyegel gelar juara dunia MotoGP 2020 dengan total 171 poin. Unggul jauh dari Franco Morbidelli (Yamaha) di posisi kedua dengan 158 poin.

Yang menarik dari Joan Mir di musim tersebut adalah bagaimana ia begitu konsisten finis di papan atas untuk meraih poin demi poin. Sebagai catatan, Mir hanya menang satu kali pada 2020, yakni di seri MotoGP Eropa (Valencia, Spanyol). Selanjutnya, Mir banyak mendulang poin dari posisi lima besar.

Jika dirinci, Mir sukses naik podium di MotoGP Austria (2), MotoGP San Marino (3), MotoGP Emilia Romagna (2), MotoGP Catalunya (2), MotoGP Aragon (3), dan MotoGP Teruel (3).

Selain konsisten naik podium, kala itu Mir juga konsisten finis di posisi 10 besar, contohnya di MotoGP Andalusia (5), MotoGP Styria (4), dan di seri MotoGP Valencia (7). Mir finis di posisi 11 pada MotoGP Prancis, ia juga tercatat mengalami DNF (tidak finis) di MotoGP Jerez, MotoGP Ceko, dan MotoGP Portugal.

Nah, jika Aleix Espargaro terus menampilkan performa konsisten dengan selalu finis di posisi lima besar dan juga naik podium, bukan tidak mungkin dirinya bisa meniru jejak Joan Mir saat juara MotoGP 2020 lalu.

(lua/rgr)