ADVERTISEMENT

Aksi Gila Susul Belasan Pebalap, Marquez: Yang Penting Nggak Crash

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 11 Apr 2022 13:40 WIB
Marc Marquez (93), of Spain, steers through a turn during an open practice session for the MotoGP Grand Prix of the Americas motorcycle race at the Circuit of the Americas, Saturday, April 9, 2022, in Austin, Texas. (AP Photo/Eric Gay)
Marc Marquez. (Foto: AP/Eric Gay)
Jakarta -

Marc Marquez menjadi sorotan di MotoGP Amerika 2022 meski tak jadi juara. Pebalap asal Spanyol itu bisa finis keenam setelah tercecer ke posisi buntut saat start.

Kendala teknis yang terjadi pada Honda RC213V dialami Marquez saat start. Bukannya melesat, motor Marquez justru melaju pelan seperti tertahan. Banyak yang menganggap bahwa Marquez menekan tombol pit limiter bukannya launch control. Namun, The Baby Alien itu membantahnya dan menyebut ada kendala teknis di motornya yang ditunjukkan dengan alarm di dasbor.

Meski terlempar ke posisi paling belakang saat start, satu per satu pebalap di depan berhasil disusul Marquez. Marquez juga terlibat pertarungan sengit dengan Fabio Quartararo. Pertarungan dengan Quartararo membuatnya kelelahan dan tidak mampu menantang pebalap di depannya lagi.

"Saya berkata pada diri sendiri bahwa saya akan memberikan segalanya, dan saya tahu bahwa balapan 100% semua putaran tidak mungkin untuk finis dengan cara yang baik [secara fisik] tetapi saya memberikan segalanya. Ketika ada lima atau enam lap tersisa, tubuh saya berkata 'cukup' dan kemudian saya hanya mencoba untuk menyelesaikan balapan, untuk mengendarai dengan kecepatan yang baik," ucap Marquez.

"Oke, hasilnya bukan yang kami harapkan, tetapi ketika Anda melihat bagaimana kami start, bagaimana tikungan pertama, dan bagaimana kami menyelesaikannya, kami dapat mengatakan bahwa kami membangun dan kami mendapat banyak kepercayaan diri akhir pekan ini," ujarnya.

Kini, Marquez punya target untuk membangun kepercayaan diri usai crash besar di seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika beberapa waktu lalu. Crash itu yang membuatnya absen di MotoGP Argentina.

"Target saya sepanjang akhir pekan adalah untuk membangun kepercayaan diri, untuk mencoba dan tidak crash sepanjang akhir pekan, karena Anda tahu, para dokter mengatakan bahwa semuanya sudah diperbaiki tetapi saya takut dengan kesehatan saya. Itu adalah dampak baru-baru ini, tiga minggu lalu, jadi saya mengendarai dengan cara yang baik dan itu adalah hal yang paling penting," sebutnya.

"Perasaan sekarang adalah kepuasan. Berada di sini akhir pekan ini adalah kepuasan, dan menyelesaikan balapan di posisi keenam juga merupakan kepuasan, jika kita melihat bagaimana kami start. Memang benar sepertinya ketika Anda berada di saat terburukmu, semuanya tiba. Kami tidak pernah memiliki masalah teknis selama hampir sepanjang tahun, dan hari ini ketika saya membutuhkan bantuan, itulah saat kami memilikinya," katanya.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT