ADVERTISEMENT

Rider Bebersih Sirkuit Mandalika Pakai Motor, Leher Alex Marquez Kena Kerikil

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 13 Feb 2022 08:26 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meninjau pelaksanaan tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.
Ilustrasi Sirkuit Pertamina Mandalika Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Tes hari pertama MotoGP Mandalika diwarnai aksi bersih-bersih aspal yang dilakukan para rider MotoGP. Lumpur dan debu membuat kondisi trek tidak ideal untuk dipakai tes, rider pun diminta menempuh beberapa lap untuk membersihkan, dan menemukan racing line di lintasan.

Seperti diketahui, sesi tes pramusim MotoGP Mandalika sempat berkibar red flag sembari marsal membersihkan sirkuit. Melihat kotornya sirkuit, pertemuan dilakukan antara pembalap, Dorna Sports dan FIM Safety Officer, Franco Uncini. Hasilnya, para rider diminta melakukan minimal 20 lap untuk membantu membersihkan sirkuit yang kotor.

Taakaki Nakagami, rider LCR Honda mengatakan, saking kotornya motor ia mengira Fabio Quartararo mengalami jatuh.

"Fabio menyalip saya pagi ini (11/2) dan saya melihat motornya, saya pikir dia jatuh karena seperti debu dan lumpur penuh di motor," kata Takaaki Nakagami dikutip Crash, Sabtu (12/2/2022).

Rekan setim Taakaki Nakagami, Alex Marquez mengatakan dia termasuk yang menyarankan para rider untuk membersihkan permukaan dengan mengitari lintasan.

"Semua sedang menunggu seseorang untuk membersihkan trek atau semacamnya, tapi tidak ada yang keluar. Jadi saya memberikan ide kepada Race Direction untuk mewajibkan 20 lap per rider sampai beberapa jam. Jadi mereka mewajibkan untuk membuat 20 lap per rider sebelum jam 3 sore," jelas Alex Marquez.

"Jadi pada saat itu, semua orang mulai membersihkan trek, hasilnya cukup bagus. Racing line cukup bersih. Memang benar jika Anda membuat kesalahan kecil, Anda keluar dari racing line dan Anda bisa jatuh."

Alex Marquez mengaku sampai terkena kerikil yang meluncur ke arahnya saat membuntuti pebalap lain. Dia menunjukkan memar merah di lehernya di mana kerikil menabraknya.

"Bagian terburuknya adalah Tikungan 1 dan tikungan terakhir. Ini seperti aspal yang berbeda, dan di Tikungan 1, Anda bisa melihat batu, misalnya," kata Alex Marquez.

"Saya berada di belakang rider lain, dan itu seperti, tidak dapat dipercaya. Rasanya seperti tembakan atau semacamnya. Boom! Kena leher saya, seperti ini."

"Turn 1 adalah yang terburuk karena aspalnya sangat buruk, dan beberapa batu keluar dari rider di depan. Tetapi pada jam-jam terakhir, itu menjadi lebih baik. Jadi seperti itu, kami membersihkan treknya hari ini, jadi mudah-mudahan cuacanya akan bagus dan kami dapat membuat banyak lap dengan trek yang bagus," katanya.

Cerita Alex Marquez juga dibenarkan Andrea Dovizioso. Rider Yamaha RNF ini akan membahasnya di komisi keselamatan.

"Ya ada poin lain yang harus kita bicarakan besok di Safety Commission, yaitu aspal [batu], di mana-mana seperti itu," tambah Dovizioso.

"Ketika Anda mengikuti pebalap lain, Anda merasa sakit, karena di setiap tikungan Anda mendapatkan [hantaman] batu-batu kecil. Jadi mungkin itu bisa menjadi masalah, saya tidak tahu," jelas Dovizioso.



Simak Video "Sama Kayak Qatar, MotoGP Mandalika 2023 Rencananya Digelar Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT