MotoGP Kesampingkan Balapan di Negara Wajib Karantina, Ini Jawaban MGPA

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 15 Jan 2022 18:13 WIB
Ajang World Superbike sukses digelar di sirkuit Mandalika Lombok NTB pada November lalu. Di bulan Maret 2022, sirkuit kebanggaan Indonesia itu bakal masuk dalam kalender MotoGP 2022. Mandalika terus berbenah.
Sirkuit Mandalika tempat digelarnya latihan pramusim dan seri kedua MotoGP 2022 (Rachman_punyaFOTO/detikoto)
Jakarta -

Dorna Sports melalui CEO-nya, Carmelo Ezpeleta menyatakan akan mengesampingkan negara yang memberlakukan karantina untuk tim dan pebalap MotoGP. Bagaimana tanggapan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terhadap hal tersebut?

"Kami tidak akan menerima peraturan karantina, jika mereka meminta kami untuk karantina selama 14 hari pada suatu negara, maka kami tidak akan pergi ke negara tersebut," kata Ezpeleta dikutip dari GP One.

Ezpeleta malah menyatakan siap untuk menggelar balapan menjadi minimal hanya 19 seri saja pada MotoGP 2022. Untuk diketahui, dari jadwal sementara yang terakhir dirilis, setidaknya bakal ada 21 race dihelat pada MotoGP 2022.

Lalu bagaimana nasib negara-negara yang mewajibkan pendatang atau pelaku perjalanan ke wilayahnya melakukan karantina? Termasuk Indonesia yang saat ini merupakan salah satu negara dalam kalender balap MotoGP 2022 yang mewajibkan pendatang dari luar negeri menjalani karantina.

Apakah hal ini membuat tes pramusim dan balapan di Sirkuit Mandalika terancam batal?

Vice Presiden Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Cahyadi Wanda mengatakan, sejauh ini pihak MGPA belum mengetahui kabar pernyataan Ezepelata tersebut. Cahyadi mengatakan selama ini MGPA selalu berkomunikasi secara intens dengan Dorna Sports terkait seri MotoGP di Indonesia.

"Jujur kabar ini tidak pernah sekalipun disampaikan Dorna kepada kami. Kami berkomunikasi secara intens dan mereka tidak pernah menyampaikan hal seperti itu ke kami," kata Cahyadi saat dihubungi detikOto, Sabtu (15/1/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, andai memang kabar tersebut telah disampaikan oleh Dorna, maka seharusnya pihak Dorna langsung memberikan kepastian kepada MGPA. Sehingga bisa didiskusikan lebih lanjut oleh MGPA dan pemerintah.

"Kalaupun ada kabar seperti itu yang beredar, pasti kami yang pertama tahu karena kami partner (mitra) resmi mereka di Indonesia," ujarnya.

Cahyadi lantas mengatakan, sejauh ini semua persiapan menggelar MotoGP serta latihan pramusim berjalan sesuai rencana.

"Tapi sejauh ini semua pelaksanaan sesuai rencana. Mulai dari pre season hingga balapan," tutur Cahyadi.

Sebagai informasi, tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika bakal digelar pada 11-13 Februari mendatang. Sementara itu, balapan seri MotoGP Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 18-20 Maret 2022.



Simak Video "MGPA Buka Suara Soal Rumor Mandalika Jadi Seri Pembuka MotoGP 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)