Max Verstappen Juara Dunia F1, Diam-diam Sempat Kesulitan Bikin SIM A

Doni Wahyudi - detikOto
Senin, 13 Des 2021 06:56 WIB
Red Bulls Dutch driver Max Verstappen celebrates on the podium after winning the Formula One Mexico Grand Prix at the Hermanos Rodriguez racetrack in Mexico City on November 7, 2021. (Photo by ALFREDO ESTRELLA / AFP)
Max Verstappen juara dunia F1 2021 (AFP/ALFREDO ESTRELLA)
Jakarta -

Max Verstappen mengukir sejarah saat menjadi pebalap pertama asal Belanda yang menjuarai Formula 1 (F1). Mengalahkan dominasi Lewis Hamilton, Verstappen ternyata sempat kesulitan bikin SIM.

Verstappen secara dramatis memenangi F1 GP Abu Dhabi, Minggu (12/12) malam WIB. Meski sepanjang balapan lebih sering berada di posisi dua, di belakang Hamilton, Verstappen secara dramatis bisa menyalip driver asal Inggris itu pada lap terakhir.

Kemenangan di F1 GP Abu Dhabi membuat Vertappen mengunci titel juara dunia F1 dengan total poin dikumpulkan berjumlah 394,5 poin. Dia unggul tipis dari Hamilton dengan koleksi 388,5 angka.

Vertappen menjadi juara dunia F1 enam tahun setelah memulai debutnya pada balapan jet darat tersebut. Di musim 2015, driver asal Belanda itu menjalani balapan pertamanya bersama Toro Rosso dalam usia 17 tahun dan 166 hari.

Setahun berselang dia 'naik kelas' ke tim Red Bull dan meraih kemenangan pertamanya bersama tim tersebut. Verstappen hingga kini masih tercatat sebagai peraih kemenangan termuda di F1.

Saat menjalani balapan pertamanya di F1, Vertappen ternyata belum memiliki SIM untuk mengendarai mobil di jalanan. Dalam sebuah wawancara dengan G-Star RAW, dia menceritakan bagaimana perjuangan yang dilakukan saat bikin SIM A, alias SIM untuk mengendarai mobil.

Red Bull driver Max Verstappen of the Netherlands celebrates on the podium after becoming F1 drivers world champion after winning the Formula One Abu Dhabi Grand Prix in Abu Dhabi, United Arab Emirates, Sunday, Dec. 12. 2021. (AP Photo/Kamran Jebreili, Pool)Max Verstappen Juara Dunia F1, Diam-diam Sempat Kesulitan Bikin SIM A Foto: AP/Kamran Jebreili

"Ibuku bilang aku harus mengambil tes bikin SIM, saya setuju kalau itu merupakan ide yang bagus. Saya mencoba belajar mengendarai mobil dari jam enam sore sampai jam 1 siang. Jam 10 besok paginya saya ke sekolah mengemudi dan lolos test," kisah Verstappen.

Meski sudah lulus ujian praktik, Vertappen ternyata tidak langsung mengambil ujian tulis. Pebalap kelahiran 30 September 1997 ini juga mengaku sempat khawatir dirinya tak lolos tes bikin SIM.

Bahkan dia sudah bersiap untuk menutup-tutupi kabar kalau nantinya dia gagal lolos tes SIM.

"Saya harus belok kiri dan saya (malah) belok ke kanan, jadi itu sedikit akward. Sekali dalam tes itu saya tidak memberikan kesempatan ke pejalan kaki. Mereka bahkan tidak menunggu (untuk menyeberang). Tapi pada akhirnya saya bisa lulus," lanjut dia.



Simak Video "RI Mau Gelar Formula 1, Sekali Balapan Butuh Uang Rp 1,1 T!"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)