Fakta Mengejutkan: Stoner Hampir Gabung Yamaha, Tapi Gagal karena Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 23 Nov 2021 12:17 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 02:  Casey Stoner of Australia and Ducati Team looks on in box during the MotoGP Tests In Sepang at Sepang Circuit on February 2, 2016 in Kuala Lumpur, Malaysia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Casey Stoner hampir bergabung dengan Yamaha, namun seseorang mencegah hal itu terjadi. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Ada fakta mengejutkan dari kiprah seorang Casey Stoner di MotoGP. Pebalap asal Australia itu ternyata pernah hampir menjadi rekan Valentino Rossi di Yamaha. Namun kepindahan Stoner ke pabrikan biru itu gagal. Apa yang menjadi penyebabnya?

Baru-baru ini Dazn merilis teaser film dokumenter mini berjudul RiVale. Film itu memuat beberapa wawancara rival utama Valentino Rossi di trek, seperti Max Biaggi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, hingga Marco Melandri.

Dari film tersebut, ada satu fakta menarik terungkap, yang menyebutkan bahwa Stoner hampir menjadi rekan Rossi di tim Yamaha. Fakta tersebut dikatakan sendiri oleh Stoner. Mantan pebalap Ducati dan Honda itu juga menjelaskan penyebab dirinya gagal bergabung dengan Yamaha.

"Saya mencoba menjadi rekan setim Valentino (sebanyak) dua kali. Namun seseorang di Yamaha mencegah kepindahan saya. Anda mungkin tahu siapa yang saya maksud. Saya ingin sekali memiliki motor yang sama dengan pebalap seperti Rossi untuk bisa belajar darinya," ungkap Stoner dikutip dari Tuttomotoriweb.

Lalu siapakah yang mencegah kepindahan Stoner ke Yamaha? Pimpinan Yamaha atau justru Valentino Rossi sendiri? Sayangnya Stoner tidak mengatakan dengan jelas, siapa orang tersebut.

Meski Stoner enggan memberi tahu siapa orang yang mencegah kepindahan itu terjadi, kuat dugaan bahwa Rossi yang melakukan hal itu. Sebab diketahui, Rossi kurang suka dengan keberadaan pebalap muda potensial di timnya.

Beberapa minggu lalu, bos Yamaha Racing, Lin Jarvis, juga pernah menceritakan keputusannya saat memilih Jorge Lorenzo sebagai rekan Rossi. Valentino Rossi ternyata tidak suka dengan keputusan tersebut karena bisa mengancam kariernya di MotoGP. Dan situasi serupa mungkin terjadi pada Stoner.

Valentino Rossi sendiri pernah melontarkan pandangannya terhadap Stoner dan Lorenzo. Menurut Rossi, keduanya adalah pebalap hebat yang sangat sulit untuk dikalahkan.

"Casey Stoner adalah salah satu pebalap paling berbakat dan sulit dikalahkan. Dan Lorenzo. Saya 'tidak pantas' mendapatkan rekan setim seperti Lorenzo di Yamaha setelah apa yang telah saya lakukan untuk Yamaha. Mungkin mereka bisa memberi saya satu (rekan pebalap yang) sedikit lebih lambat," ujar Rossi dikutip dari Motosan.

(lua/rgr)