Ternyata Ini yang Bikin Bagnaia Jatuh dan Relakan Juara Dunia ke Quartararo

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 25 Okt 2021 13:50 WIB
Italys Francesco Bagnaia rides his Ducati during the MotoGP qualifying session for Sundays Emilia Romagna Motorcycle Grand Prix at the Misano circuit in Misano Adriatico, Italy, Saturday, Oct. 23, 2021. (AP Photo/Antonio Calanni)
Bagnaia gagal merebut juara dunia MotoGP 2021 karena terjatuh. Foto: AP/Antonio Calanni
Jakarta -

Francesco Bagnaia gagal memperebutkan gelar juara dunia dari Fabio Quartararo. Pebalap yang akrab disapa Pecco itu terjatuh saat sedang memimpin balapan. Alhasil, Quartararo dengan mulus melaju sebagai juara dunia MotoGP 2021.

Seandainya saya Pecco tidak terjatuh dan finis terdepan, perebutan gelar juara dunia akan berlanjut ke Portimao. Apa yang menyebabkan Pecco terjatuh?

"Yang pasti itu bukan karena saya kehilangan konsentrasi," kata Pecco dikutip The Race.

"Saya senang dengan penampilan saya hari ini, tentu saja saya sedikit frustrasi tentang hasilnya karena saya pikir kami pantas mendapatkan lebih, tetapi kami hanya berusaha untuk selalu lebih kompetitif, dan untuk tahun depan kami pasti berada di posisi yang lebih baik. Cara yang baik."

Bagnaia sendiri memiliki tebakan mengenai penyebab kecelakaan. Kemungkinan penyebab Pecco jatuh adalah karena pengereman yang terlalu dini. Disebutkan pula kemungkinan ban terlalu dingin di sebelah kiri sehingga membuat Pecco kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan low side.

Kecelakaan juga dialami oleh rekan setimnya, Jack Miller. Miller menyebut, kemungkinan penyebab jatuhnya berkaitan dengan pilihan ban. Kedua pebalap Ducati ini bertaruh dengan ban depan hard untuk balapan.

"Saya pikir itu lebih berkaitan dengan pilihan ban, kami mencoba (ban) bagian depan yang keras," kata Miller tentang kecelakaannya.

Sebelum balapan, sekitar pukul 13.00, Miller mengatakan kondisinya bagus untuk menggunakan ban depan dengan kompon keras. "Tapi kemudian saat kami berada di grid, awan mulai masuk, suhu lintasan agak di batas, saya sudah melakukannya dalam pengujian ... tidak cukup hangat," ucap Miller.

Sementara itu, sebelum balapan berlangsung Valentino Rossi yang menjadi mentor Bagnaia memberikan wejangan soal pilihan ban. Rossi menyarankan Pecco menggunakan ban medium.

"Saya sedikit marah dengan dia (Bagnaia) hari ini karena saya pikir jika dia menggunakan ban medium, dia bisa menang. Karena dia cukup cepat," kata Rossi.

"Bagi saya, ban hard terlalu berbahaya hari ini. Saya coba mengatakan itu kepada Pecco, tapi akhirnya mereka memilih ban depan hard. Sayangnya, di bagian akhir balapan temperatur turun, sinar matahari berkurang, temperatur lebih rendah, dan ban hard hasilnya seperti ini. Jika temperatur turun, ban menyerah, Anda jatuh, Anda tidak bisa berbuat apa-apa," jelas Rossi.

Bagnaia sendiri tampak merelakan gelar juara dunia kepada Quartararo. Bagnaia memberikan ucapan selamat kepada Quartararo di pitlane setelah balapan. Bagnaia bilang, rider Yamaha itu pantas mendapatkan gelar juara dunia MotoGP 2021.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)