Keren! Sirkuit Mandalika Bisa Jadi Tempat Penentuan Juara Dunia WSBK 2021

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 19 Okt 2021 09:24 WIB
Progres pembangunan Sirkuit Mandalika telah mencapai 97%. Secara keseluruhan semua jalan telah teraspal, tinggal detail dan fasilitas pendukungnya saja.
Sirkuit Mandalika. Foto: Anisa Indraini/Detikcom
Jakarta -

Seri ke-13 atau putaran terakhir balap WSBK (World Super Bike) diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Menariknya, penentuan juara dunia WSBK berpotensi terjadi di sirkuit baru kebanggaan masyarakat Indonesia ini.

Gelaran WSBK Indonesia akan tersaji di Sirkuit Mandalika, pada tanggal 19-21 November. Race WSBK di Indonesia ini bakal menjadi spesial lantaran bisa menjadi momen penentuan gelar juara dunia.

Saat ini Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea sedang bersaing memperebutkan posisi klasemen puncak. Toprak mengemas 531 poin, sedang Rea berada di posisi kedua dengan 501 poin.

PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - FEBRUARY 27:  Jonathan Rea of Great Britain and KAWASAKI RACING TEAM leads the field during the WSBK Race 1 during qualifying for round one of the 2016 World Superbike Championship at Phillip Island Grand Prix Circuit on February 27, 2016 in Phillip Island, Australia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Penentuan juara dunia balap WSBK 2021 bisa terjadi di Sirkuit Mandalika Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Dengan selisih 30 poin, dan sisa 60 poin lagi yang bisa diperebutkan kedua pebalap itu, peluang Toprak untuk juara WSBK bersama Yamaha musim 2021 ini terbuka lebar. Jika berhasil juara dunia, Toprak akan memutus rentetan prestasi Rea yang juara WSBK 6 kali berturut-turut bersama Kawasaki.

Meski kecil peluang untuk mempertahankan gelar juara dunia, Rea tetap memandang optimis balapan terakhir di Sirkuit Mandalika, November nanti. "Jelas akan lebih baik berada di depan dalam kualifikasi, tetapi sekarang kami tidak akan rugi. Kami akan pergi ke sana dengan optimisme besar dan melihat apa yang bisa kami lakukan. Hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah pergi ke trek dan memenangkan ketiga balapan," kata Rea, dikutip dari Motosan.

Rea juga mengatakan bahwa tekanan saat ini ada pada Toprak dan Yamaha, bukan dirinya. "Saya tak dalam posisi terbaik untuk babak final, tapi itu berarti tekanan bukan pada saya, tetapi pada Toprak dan timnya," sambung Rea.

Di sisi lain, Toprak bakal mencoba meraih hasil terbaik di Sirkuit Mandalika, kendati lintasan ini masih baru. "Saya suka trek baru, saya akan belajar dengan cepat. Saya selalu mengatakan hal sama: saya akan mencoba untuk menang di sana, karena saya selalu fokus untuk memenangkan balapan. Namun saya masih tidak tahu seberapa kompetitif saya di sana, mereka semua sangat kuat. Dan di kejuaraan ini semuanya berubah dari satu akhir pekan ke pekan berikutnya," ujar Toprak.

(lua/riar)