Dominan di Yamaha, Bos KTM Sejajarkan Quartararo dengan Marc Marquez

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 17 Okt 2021 11:54 WIB
Petronas Yamaha SRTs French rider Fabio Quartararo (L) celebrates after earning the pole position for tomorrows race with third placed Repsol Honda Teams Spanish rider Marc Marquez during the MotoGP qualifying session of the Spanish Grand Prix at the Jerez - Angel Nieto circuit in Jerez de la Frontera on May 4, 2019. (Photo by JORGE GUERRERO / AFP)
Fabio Quartararo (kiri) dan Marc Marquez (kanan). Foto: JORGE GUERRERO / AFP
Jakarta -

Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, menyejajarkan performa Fabio Quartararo di Yamaha musim ini dengan performa Marc Marquez di Honda. Quartararo yang tampil dominan di MotoGP 2021 mampu menjadi penyelamat muka Yamaha, di tengah tidak kompetitifnya para pebalap Yamaha lainnya.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Quartararo semakin dekat dengan gelar juara dunia. Rider asal Prancis itu kini mengoleksi 254 poin, unggul 52 poin dari Francesco Bagnaia yang punya 202 poin. Dengan balapan menyisakan tiga seri lagi, peluang Quartararo menjuarai MotoGP 2021 sangat besar.

Performa ciamik Quartararo turut menarik perhatian bos KTM, Pit Beirer. Menurut Beirer, pengaruh Quartararo di Yamaha sudah seperti pengaruh Marquez di tim Honda, yang sudah menjadi tulang punggung selama bertahun-tahun.

"Di kejuaraan dunia MotoGP satu hal kecil bisa membuat perbedaan besar. Tentu saja, rider bukanlah hal kecil. Tapi Yamaha mempunyai pebalap yang luar biasa di Quartararo, dan dia (sering) menang. (Quartararo) mirip dengan Marc Márquez selama bertahun-tahun di Honda. Tanpa kedua rider ini, segalanya tidak akan berjalan baik untuk pabrikan ini," kata Beirer, dikutip dari Motosan.

Tak hanya bisa membawa Yamaha berpeluang menjuarai MotoGP 2021, Quartararo juga masih memiliki peluang membawa Yamaha menyabet triple crown, yakni juara dari kategori pebalap, tim, dan konstruktor atau pabrikan.

Jika melihat klasemen konstruktor saat ini Yamaha memang sementara kalah bersaing dari Ducati. Pabrikan Italia, dengan deretan pebalap terbaiknya itu mengungguli Yamaha sementara, dengan total 291 poin, berkat 5 kemenangan dan 18 podium.

Meski begitu, Yamaha masih bisa berpeluang juara konstruktor karena jarak poinnya cukup tipis. Untuk sementara, Yamaha mengoleksi 282 poin, dengan modal kemenangan 6 kali dan 13 kali naik podium.

(lua/riar)