Kata Bapaknya, Vinales Nggak Cocok Sama Motor Yamaha

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 01 Jul 2021 11:21 WIB
Maverick Vinales dalam wawancara dengan Transmedia di Jakarta.
Maverick Vinales. (Rangga Rahadiansyah/detikOto)
Jakarta -

Maverick Vinales akan meninggalkan Yamaha pada akhir musim 2021 ini. Dilaporkan, Vinales meninggalkan Yamaha karena dia tidak bahagia di tim pabrikan asal Jepang tersebut. Ayah Vinales, Angel Viñales, menilai pebalap berjuluk Top Gun itu tidak cocok dengan motor Yamaha M1.

Dalam sebuah wawancara dengan harian olahrage Spanyol, AS, Angel Vinales menjelaskan alasan di balik keputusan anaknya meninggalkan Yamaha.

"Maverick tidak meninggalkan Yamaha karena motornya buruk, jadi itu jelas, tetapi karena Yamaha tidak memberinya motor yang dia butuhkan, dan gagal beradaptasi dengan motor yang dimiliki Yamaha," kata Angel dikutip Speedweek.

Menurutnya, Yamaha YZR-M1 tidak cocok dengan gaya mengemudi Vinales. Kata dia, Vinales membutuhkan motor yang lebih kaku.

"Motor ini cocok dengan gaya berkendara Lorenzo dan Quartararo. Ini lembut seperti mentega. Maverick membutuhkan motor yang lebih kaku. Kenapa? Karena Maverick seperti Marc (Marquez). Mereka menyerang keras untuk memanfaatkan potensi," katanya.

"(Yamaha) tidak berhasil memberikan apa yang dia inginkan dan dia tidak berhasil mengendarai motor ini 100 persen," sambungnya.

Hal itu berdampak negatif pada suasana hati Vinales. Menurut ayahnya, Vinales meninggalkan Yamaha karena dia tidak senang dengan cara itu.

"Pada saat dia sangat bahagia dengan putrinya di Spanyol, dia menyadari bahwa dia tidak lagi bahagia (di Yamaha). Dia datang (ke balapan) dan bertanya pada dirinya sendiri, 'Masalah apa yang akan saya hadapi hari ini?'," kata Angel Vinales.

Di media sosialnya, Vinales membuat pernyataan singkat. Dia bilang, selama beberapa tahun terakhir bersama Yamaha tidak membawa hasil yang diharapkan.

"Jadi saya memutuskan untuk mengubah arah untuk mencoba memaksimalkan potensi saya di masa depan," ucap Vinales.

"Secara pribadi, saya merasa bahwa proyek baru akan memberi saya hal positif dan motivasi. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yamaha dan tim saya atas dukungan mereka selama beberapa tahun terakhir dan saya berharap dapat membalap untuk mereka hingga akhir musim ini," tutupnya.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)