Valentino Rossi Bukannya Makin Baik, Malah Tambah Buruk

Doni Wahyudi - detikOto
Senin, 19 Apr 2021 04:07 WIB
Jakarta -

Valentino Rossi berharap bisa dapat hasil lebih baik di MotoGP Portugal setelah melewati dua balapan buruk di Qatar. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, The Doctor gagal finis karena crash.

Valentino Rossi berturut-turut cuma bisa finis di posisi 12 dan 16 pada dua race pertama MotoGP 2021 yang dilangsungkan di sirkuit Doha ,Qatar. Ketika tampil pada seri kedua, dia malah mencatatkan rekor buruk baru: dapat posisi start ke-21 alias nomor dua dari belakang.

Saat seri MotoGP menyeberang ke Eropa, besar harapan Rossi situasi yang dia alami akan berbalik. Nyatanya tidak. Beberapa jam lalu dalam gelaran MotoGP Portugal, Rossi malah dapat hasil lebih buruk dibanding dua race sebelumnya.

Gelagat buruk penampilan The Doctor sudah tercium sejak babak kualifikasi. Rossi gagal lolos ke Q2 dan akhirnya hanya bisa dapat posisi start 17. Hingga akhirnya Rossi sampai di titik nadir penampilannya: dia crash dan gagal melanjutkan balapan saat race tersisa 11 putaran lagi.

Petronas Yamaha SRT's Italian rider Valentino Rossi waits for the start of the MotoGP race of the Portuguese Grand Prix at the Algarve International Circuit in Portimao on April 18, 2021. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)Valentino Rossi Bukannya Makin Baik, Malah Tambah Buruk Foto: AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA

"Itu sangat sulit, juga karena level persaingan MotoGP sangat tinggi, di sana ada 22 pebalap kuat di dunia/ Tak butuh untuk marah, kita tahu kalau saya bisa berkendara dengan baik, cepat dan kompetitif. Kami harus mencobanya, ini lintasan yang sulit. Jerez (balapan selanjutnya) adalah lintasan yang sangat saya sukai dan kami akan mencoba lebih cepat di sana," kata Valentino Rossi usai balapan.

Start dari belakang, Rossi sangat kesulitan memperbaiki posisinya. Apalagi dia kemudian tertahan cukup lama di belakang saudaranya sendiri, Luca Marini.

"Kualifikasi selalu jadi masalah besar, karena selalu memakai ban soft di belakang, yang lainnya lebih baik. Memulai balapan dari belakang selalu sulit, tak mudah menyalip karena rider lain sangat tangguh."

"Saya bisa menjalani lap yang bagus saat treknya kosong. Harusnya di sini saya bisa dapat hasil yang bisa meningkatkan moral, bahkan jika hasilnya tidak bagus-bagus amat. Mendapatkan poin sangat dibutuhkan. Sayang sekali dengan insiden jatuh itu," tuntas Rossi dikutip dari corsedimoto.

(din/din)