Tenggelam di MotoGP, Kawasaki Sabet 6 Gelar Juara WSBK Beruntun

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 19 Okt 2020 13:55 WIB
Kawasaki berhasil juarai gelar WSBK keenam berturut-turut
Pebalap Kawasaki Racing Team (KRT) Jonathan Rea. Foto: Kawasaki
Jakarta -

Kawasaki memang sudah lama tidak mengikuti ajang MotoGP. Namanya pun kini 'tenggelam' di kompetisi balap motor terpopuler sejagat itu. Meski begitu, Kawasaki berhasil meraih prestasi di arena balap lainnya, tepatnya di World Superbike (WSBK). Pabrikan geng hijau itu pun menjuarai WSBK 2020.

Kawasaki berhasil mengunci gelar juara WSBK 2020. Yang lebih penting dari itu, pebalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea, berhasil menyabet gelar juara keenam kalinya di WSBK secara berturut-turut sejak tahun 2015.

"Ini membuktikan bahwa kami masih memiliki paket yang sangat bagus dengan Ninja ZX-10RR. Saya pikir ini adalah motor terdepan di dunia yang menginspirasi kepercayaan diri. Ini benar-benar upaya besar tim di musim ini. Semua staf teknik pasti sangat bangga," kata Rea, seperti dalam siaran pers yang diterima detikOto, Senin (19/10).

Kawasaki berhasil juarai gelar WSBK keenam berturut-turutKawasaki berhasil juarai gelar WSBK keenam kali secara berturut-turut Foto: Kawasaki

Rea memastikan gelar juara WSBK 2020 setelah finis di posisi keempat Race 1 WSBK Estoril 2020. Total poin yang dikumpulkan Rea selama 8 seri WSBK (360 poin) berhasil menggungguli dua pebalap Ducati, Scott Reding (305 poin) dan Chaz Davies (273 poin).

"Atas nama Kawasaki Motors Eropa, Kawasaki Heavy Industries dan setiap Cabang Kawasaki dan Distributor Swasta di seluruh Eropa, saya ingin mengucapkan selamat kepada tim karena memenangkan gelar pabrikan. Jonathan adalah duta yang ideal untuk merek Kawasaki, ia memberikan 100% setiap kali dia mengendarai Ninja ZX-10RR di trek atau saat berlatih di rumahnya di Irlandia Utara dengan mesin motorcross KX450 miliknya," ujar Managing Director, Kawasaki Motors Europe, Kenji Nagahara.

"Kawasaki dan Jonathan telah bermimpi, percaya, dan melakukan pencapaian unik dengan enam gelar WorldSBK berturut-turut, membuat Jonathan mendapat tempat, tidak hanya dalam sejarah World Superbike, tetapi juga sebagai momen penting dalam kisah Kawasaki global," sambung Kenji.

Ajang balap WSBK memang tidak sepopuler balap MotoGP yang menggunakan motor prototipe. WSBK menggunakan superbike yang dijual di pasaran. Karena alasan itu juga Kawasaki meninggalkan MotoGP untuk fokus di WSBK.

Kawasaki tidak ikut lagi balap MotoGP sejak 2008. Alasannya, tidak ada gunanya mengikuti kompetisi balap menggunakan motor yang tidak dijual di pasaran. Selain itu, ongkos partisipasi di balap motor paling tersohor itu juga disebut terlampau mahal.



Simak Video "Menpora Optimis MotoGP Mandalika 2021 Tetap Terlaksana"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)