Minggu, 27 Sep 2020 18:18 WIB

Jack Miller, Pengganggu Dominasi Yamaha

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pramac Racing Australian rider Jack Miller rides his bike during the last training round of the Moto GP Austrian Grand Prix at the Red Bull Ring circuit in Spielberg, Austria on August 15, 2020. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) Jack Miller. Foto: AFP/JOE KLAMAR
Jakarta -

Tiga pebalap Yamaha akan start terdepan di MotoGP Catalunya malam ini. Namun, satu rider Ducati menyelinap di antara empat pebalap Yamaha.

Adalah Jack Miller yang mencoba mengganggu dominasi Yamaha di baris terdepan. Pebalap Pramac Ducati itu membawa motor Ducati Desmosedici GP20 tercepat keempat di sesi kualifikasi. Ia harus menyingkirkan Maverick Vinales dari barisan terdepan.

Miller seakan menjadi pemburu pertama pebalap Yamaha. Pole position diisi oleh Franco Morbidelli, rekan setimnya Fabio Quartararo start dari grid kedua dan Valentino Rossi ketiga. Vinales terpisahkan oleh ketiga pebalap Yamaha lainnya gara-gara Miller yang start dari posisi keempat.

"Lap time (terbaik) datang karena kami bekerja keras. Saya menemukan pengaturan (yang tepat) di FP4. Hari ini, perasaan di motor jauh lebih baik, angin juga lebih baik, begitu pula motornya sendiri," kata Miller seperti dikutip Speedweek.

"Semuanya terasa aneh di sini. Anda tidak pernah bisa membuka gas secara agresif, semuanya harus sangat lembut. Ini bukan tentang memecahkan rekor putaran, ini tentang memahami ban. Tikungan 9 dan tikungan 4 adalah poin penting. Jika Anda menikung terlalu agresif, motor akan langsung meluncur. Anda harus memilih sudutnya dengan hati-hati, dan Anda tidak boleh menggunakan terlalu banyak engine brake. Semuanya harus dilakukan dengan sangat lembut. Semakin lembut saya, semakin cepat saya bisa berkendara," ucap Miller.

Miller yang hanya terpaut 0,4 detik dari posisi pole position menjadi pebalap Ducati tercepat saat kualifikasi. Kecuali memang Johann Zarco yang menempati grid keenam.

Andrea Dovizioso yang juga menunggangi Ducati Desmosedici GP20 dan masih menduduki peringkat teratas klasemen sementara malah harus start dari grid ke-17.

"Keausan ban akan menjadi masalah besar dalam balapan. Saya melakukan 26 lap dengan ban depan di FP4 dan melakukan 21 lap dengan ban belakang juga. Itu tidak bagus, tapi oke. Penting untuk berada di depan pebalap Yamaha, tetapi juga tidak membakar ban, seperti di Misano 1. Kami memiliki beberapa meter ke tikungan pertama, jadi saya bisa mencoba mengganggu pebalap Yamaha sebaik mungkin," ucap Miller yang jadi pengganggu dominasi Yamaha.



Simak Video "Quartararo Start Terdepan di MotoGP Prancis"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com