Sabtu, 26 Sep 2020 19:04 WIB

Punya 9 Gelar Juara Dunia, Kenapa Rossi Mau Gabung Tim Satelit MotoGP?

Doni Wahyudi - detikOto
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 11: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team heads down a straight during the MotoGP Of San Marino - Free Practice at Misano World Circuit on September 11, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Kenapa Valentino Rossi mau bergabung dengan tim satelit? (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Valentino Rossi masih menjadi pebalap paling sukses di ajang MotoGP sampai kini, statusnya malah legenda. Di usianya yang sudah 41 tahun, kenapa dia mau gabung dengan tim satelit dan bukan pensiun saja?

Beberapa jam lalu Rossi akhirnya mengumumkan bergabungnya dia dengan tim Petronas Yamaha SRT. Setelah wara-wiri memperkuat tim-tim pabrikan terbaik di ajang MotoGP -- dari Honda, Yamaha, Ducati, dan balik ke Yamaha -- The Doctor akan memperkuat tim satelit musim depan.

Rossi hanya mengikat kontrak berdurasi satu musim dengan tim asal Malaysia itu.

Dengan usia yang terus bertambah dan kemunculan pebalap-pebalap muda yang punya kemampuan sangat baik, Rossi memang tak punya banyak pilihan lagi. Mengaku masih memiliki hasrat membalap yang tinggi, pinangan Petronas Yamaha SRT akhirnya dia terima.

Ada beberapa alasan yang membuat Rossi mau menerima kontrak yang diajukan Petronas Yamaha SRT. Satu hal yang pasti, dia masih ingin membalap. Hal lainnya, Yamaha menjanjikan motor dan dukungan besar pada Rossi selayaknya dia masih memperkuat tim pabrikan Yamaha.

"Saya berpikir banyak sebelum mengambil keputusan ini, karena tantangannya semakin panas dan panas. Untuk bisa berada di posisi atas pada MotoGP, Anda harus bekerja giat dan bekerja keras, berlatih setiap hari dan menjalani kehidupan atlet. Saya masih menyukainya dan saya masih terus membalap," ucap Rossi dalam rilis yang diterima detikOto.

"Di paruh pertama musim saya membuat keputusan dan saya sudah berbicara dengan Yamaha, yang setuju membuat kesepakatan dengan saya. Mereka bilang, meski tidak ada tempat di tim pabrikan, saya dijamin dapat motor pabrikan dan dukungan selayaknya pebalap pabrikan," lanjut pemilik sembilan gelar juara dunia itu.

"Saya sangat gembira bisa bergabung dengan Petronas Yamaha SRT. Mereka (tim yang) masih mudah, tapi mereka sudah menunjukkan diri sebagai tim top. Mereka sangar serius dan sangat terorganisir," tambah Rossi.



Simak Video "Insiden Rossi di MotoGP 2020: Motor Mogok hingga Low Side"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com