Minggu, 20 Sep 2020 12:59 WIB

Quartararo Tertarik Pindah ke MotoE?

Ridwan Arifin - detikOto
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 12: Fabio Quartararo of France and Petronas Yamaha SRT  looks on at the end of the MotoGP qualifying practice  during the MotoGP Of San Marino - Qualifying at Misano World Circuit on September 12, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Fabio Quartararo tertarik pindah ke MotoE? Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

MotoE menjadi balapan kelas yang dipentaskan FIM sejak 2019. Kelas balap motor yang hanya menggunakan sepeda motor bertenaga listrik ini nampaknya tidak dilirik Pebalap Petronas Yamaha SRT MotoGP, Fabio Quartararo.

Saat ini ada 18 pebalap yang beradu cepat tanpa kebisingan suara mesin konvensional. Bagaimana pendapatmu Quartararo, apakah tertarik dengan balapan senyap ini?

"MotoGP adalah motor paling menyenangkan di dunia, dan aku akhirnya berada di sini. Aku bisa mendengar kebisingan suara dari mesin-mesin yang menakjubkan. Pastinya MotoE menawarkan balapan yang menyenangkan juga, tapi aku ingin bertahan di sini (MotoGP-Red) dalam waktu yang lama, karena aku baru saja sampai di sini," ujar Quartararo seperti dikutip dari GPone, Minggu (20/9/2020).

Memang suasana berbeda saat MotoGP dan MotoE berlaga. MotoGP menyajikan sensasi suara bising yang menusuk telinga ketika puluhan motor digeber bersamaan saat start. Namun, untuk balapan motor listrik, sebelum lampu hijau menyala tanda pebalap boleh start, suasananya sangat hening. Setelah lampu hijau menyala, suara motor balap bertenaga listrik itu baru terdengar.

Suaranya tak senyaring motor balap MotoGP. Mungkin suaranya mirip seperti suara mobil remote control yang dioperasikan.

Motor listrik yang akan digunakan di MotoE disebut Ego Corsa, motor akan dipasok secara eksklusif untuk seri balapan itu oleh perusahaan Italia, Energica.

Motor balap bertenaga listrik itu menggunakan baterai lithium-ion tegangan tinggi sekitar 20 kWh dan motor listrik berpendingin oli yang mengembangkan 147 tenaga kuda dan torsi 200 Nm. MotoE mampu menembus kecepatan maksimal sampai 270 km/jam, berbeda dengan MotoGP yang mencapai 300 km/jam lebih.

Sebelum bergulir, motor balap bertenaga listrik itu telah diuji di Valencia tahun lalu. Sebanyak 12 tim memacu 18 unit motor listrik Energica Ego Corsa.



Simak Video "3 Aksi Apik Quartararo yang Masih Jadi Pemuncak MotoGP 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com