Sabtu, 19 Sep 2020 15:56 WIB

Maverick Vinales Masih Dihantui Ban Belakang yang Kurang Lengket

Rizki Pratama - detikOto
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 15:  Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team prepares to start in box during the MotoGP Of Austria - Qualifying at Red Bull Ring on August 15, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Masalah ban belakang Vinales tak kunjung temukan solusinya. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Pada sesi latihan bebas MotoGP Emilia Romagna pebalap Yamaha Maverick Vinales bertekad menemukan solusi dari masalah yang berisiko mengganggu penampilannya saat balapan nanti. Hal ini bermula ketika minggu lalu ia berhasil tampil apik di kualifikasi, namun melempem di balapan.

Akan tetapi Vinales dan tim tak menemukan solusinya. Keluhan-keluhan yang ia lontarkan masih sama setelah menggunakan setingan yang sama untuk balap saat latihan.

"Sayangnya kami tidak menemukan apa-apa. Kami pikir ya, tapi kemudian dengan set-up balapan kami tidak menemukan apa-apa. Kami mencoba untuk mengisi ulang tangki bahan bakar, jumlah tenaga yang sama pada motor dan hasilnya sama," kata Vinales.

Masalah kurangnya kecepatan dan cengkeraman ban belakang pada awal balapan telah menjadi masalah Vinales selama bertahun-tahun. Dia mengatakan sekarang berkonsentrasi pada ban depan untuk meningkatkan waktu lap melalui tikungan.

"Jadi, besok saya akan mencoba sesuatu yang sangat berbeda. Kami banyak terlalu banyak memikirkan ban belakang dan mencoba mendapatkan lebih banyak grip. Ini sudah tiga tahun di mana saya tidak menemukan grip yang lebih banyak pada motor," ujarnya.

Vinales juga tak mau berlarut-larut dengan masalah ban belakang. Baginya saat ini sudah saatnya menerima dan beradaptasi saja dengan masalah yang menghantuinya itu.

"Jadi, saya tidak ingin kehilangan lebih banyak waktu dengan bagian belakang. Kami tahu bagian belakang bekerja dengan satu cara dan kami perlu mencoba hidup dengan itu. Besok kami akan mencoba untuk lebih berkonsentrasi pada ban depan, mencoba untuk mendapatkan lebih banyak cengkeraman, lebih banyak stabilitas dan lebih banyak belokan," paparnya.

Pebalap Spanyol ini mendeskripsikan apa yang membuat ia kalah di balapan. "Masalah yang saya rasakan adalah ketika saya memiliki cengkeraman, saya dapat membuat waktu putaran dengan sangat mudah. Tapi begitu saya kehilangan cengkeraman, saya tidak bisa berbelok ke arah yang sama, saya tidak bisa mengerem pada poin yang sama, saya tidak percaya diri bahkan dengan bagian depan," jelasnya.

Pada sesi latihan ini Vinales merasa ban depan agak liar ketika tangki terisi penuh. Hal ini membuat ia sulit mendapatkan momentum pas saat berbelok di tikungan.

"Hari ini yang saya rasakan adalah ketika saya mencoba melaju dengan tangki penuh, saya sering mengunci ban depan, terutama ban yang keras dan motornya liar. Jadi, saya tidak bisa mendapatkan sudut tikungan yang enak," pungkasnya.



Simak Video "Vinales Bicara Juara MotoGP Emilia Romagna Usai Bagnaia Crash"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com