Sabtu, 12 Sep 2020 14:48 WIB

Rossi Bingung, Kenapa Yamaha Tak Perintahkan Lorenzo Uji Aspal Baru Misano

Luthfi Anshori - detikOto
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 06: (L-R) Maverick Vinales of Spain and Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing and Jorge Lorenzo of Spain and Yamaha Factory Test team pose during the 2020 Team Yamaha Factory Racing presentation during the MotoGP Pre-Season Teams Unveiling at Sepang Circuit on February 06, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Vinales, Rossi, dan Lorenzo. (Mirco Lazzari gp / Getty Images)
Jakarta -

Pebalap Monster Energy, Valentino Rossi, mengaku bingung dengan sikap Yamaha yang tidak menyuruh Jorge Lorenzo ikut serta dalam sesi tes di Sirkuit Misano. Padahal skuad garpu tala bisa memanfaatkan pengalaman Lorenzo, yang sejak awal musim MotoGP 2020 memang dipekerjakan sebagai test rider.

Yamaha memiliki kesempatan menguji aspal Sirkuit Misano, San Marino, sebelum seri keenam MotoGP 2020 digelar. Namun Yamaha memilih untuk tidak memenuhi undangan tes tersebut. Di sisi lain Honda, KTM, Ducati dan Aprilia hadir untuk mencicipi aspal baru Sirkuit Misano.

Saat ditanya oleh wartawan, pebalap Petronas SRT, Fabio Quartaro, mengaku tidak mengetahui pasti alasan Yamaha tidak mengambil kesempatan tersebut.

"Jujur, saya tidak tahu (alasan Yamaha). Kami tahu kapasitas Jorge di Yamaha, dan saya tidak tahu kenapa dia tidak membalap. Dia telah melakukan (pengetesan) 20 lap di Sepang dan hanya itu," kata Quartararo dikutip dari Visordown.

Hal senada juga diungkapkan Valentino Rossi. Menurut pebalap berjuluk The Doctor, Yamaha kadang-kadang mengambil kebijakan yang sulit dijelaskan.

"Saya memiliki pertanyaan yang persis untuk Yamaha. Saya sangat senang ketika mengetahui Jorge jadi pebalap tes kami. Dia salah satu pebalap terbaik dalam sejarah M1. Saya pikir dia bisa banyak membantu kami, seperti kami melihat Pedrosa dengan KTM dalam satu tahun, yang telah memberi mereka (KTM) banyak masukan bagus," ujar Rossi.

"Yamaha harus percaya pada program ini. Tetapi sejujurnya saya juga tidak banyak tahu. Terkadang di Yamaha terjadi hal-hal yang cukup sulit dijelaskan, jadi Anda harus berbicara langsung dengan mereka (Yamaha)," sambungnya.

"Yang pasti mulai besok kami harus memulai dari nol dengan aspal baru dan memahami banyak tim seperti KTM dan Ducati yang sudah melakukannya di tes terakhir. Saya pikir balapan akan lebih sulit," tukasnya.

====

Saksikan live streaming MotoGP San Marino di detikOto, Minggu (13/9) malam WIB pukul 19.00 WIB. Tonton juga siaran langsungnya di Trans7.



Simak Video "Valentino Rossi Positif Corona, Absen di MotoGP Aragon"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com