Minggu, 16 Agu 2020 19:05 WIB

Dovizioso Hengkang, Stoner Kritik Perlakuan Ducati

Luthfi Anshori - detikOto
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 12:  Casey Stoner of Australia and Ducati Team  looks on in box during the MotoGp of Austria - Free Practice at Red Bull Ring on August 12, 2016 in Spielberg, Austria.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Mantan pebalap Ducati, Casey Stoner. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Juara MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, turut bereaksi atas keputusan Andrea Dovizioso yang memilih hengkang dari Ducati. Menurut Stoner, tidak seharusnya Ducati memberi perlakuan buruk terhadap pebalap asal Italia itu.

Dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya, Stoner merasa tidak percaya Ducati bisa kehilangan seorang pebalap bertalenta seperti Dovizioso. Stoner juga menilai bahwa Ducati seharusnya memperlakukan Dovizioso sebagai seorang pebalap, yang membutuhkan waktu mencapai performa terbaiknya. Bukan seperti terowongan angin (wind tunnel) yang selalu mendapatkan hasil pasti.

"...jadi dengarkan mereka (para pebalap-Red)...," kata mantan pebalap yang pernah membela Honda dan Ducati, dalam cuitannya di Twitter, kemarin (15/8/2020).

Diberitakan sebelumnya, Andrea Dovizioso memutuskan tidak memperpanjang kerja sama dengan Ducati di musim depan. Keputusan itu disampaikan oleh sang manajer, Simone Battistella.

"Kami memberi tahu Ducati bahwa Andrea telah memilih untuk tidak melanjutkan (kerja sama) selama beberapa tahun ke depan, tidak ada syarat untuk melanjutkan bersama. Sekarang dia berniat untuk fokus hanya pada kejuaraan 2020. Keputusan ada di tangannya, sekarang dia lebih tenang," kata Battistella, dikutip dari Tuttomotoriweb.

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 15:  Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team looks on in box during the MotoGP Of Valencia - Free Practice at Ricardo Tormo Circuit on November 15, 2019 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Andrea Dovizioso Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Kabar yang beredar menyebut Ducati menolak permintaan rider asal Italia itu untuk menaikkan gajinya. Ducati dikabarkan memilih mencari pebalap lain lantaran mereka juga tengah menghadapi resesi akibat pandemi virus Corona.

Dovizioso kali pertama bergabung dengan Ducati pada 2013 silam. Rider yang sempat membalap di bawah panji Repsol Honda itu, telah memberikan performa terbaiknya untuk Ducati. Meski belum pernah menjadi juara umum MotoGP bersama Ducati, Dovizioso selalu menjadi runner-up selama tiga musim berturut-turut, yakni pada 2017, 2018, dan 2019. Ia juga menjadi pebalap Ducati yang kerap naik podium.

Menarik dinantikan bagaimana kelanjutan masa depan Dovizioso di MotoGP musim depan. Sementara bursa penggantinya di tim Ducati juga marak, di mana Francesco Bagnaia, Johann Zarco, dan Cal Crutchlow dianggap bisa bergabung dengan Ducati untuk menemani Jack Miller.



Simak Video "Dovizioso Ngamuk Usai Kualifikasi MotoGP Aragon"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com