Minggu, 26 Jul 2020 08:10 WIB

Ducati Punya Teknologi Baru, Bakal Tambah Ngebut di MotoGP?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Motorcycling - MotoGP - Thailand Grand Prix - Chang International Circuit, Buriram, Thailand - October 6, 2019.  Mission Winnow Ducati Corses Danilo Petrucci in action during the race. REUTERS/Soe Zeya Tun Danilo Petrucci. Foto: REUTERS/Soe Zeya Tun
Jerez -

Tim Ducati di MotoGP memiliki teknologi baru yang dianggap dapat menambah kecepatan dan mempertahankan posisi. Namanya ride-height system yang memungkinkan motor dinaik-turunkan sesuka hati pebalapnya.

Secara khusus, evolusi ini pertama kali dilakukan oleh Jack Miller di Buriram tahun lalu. Dengan teknologi itu, pebalap pabrikan Ducati bisa menurunkan bagian belakang motor sesuka hati saat akselerasi di lintasan lurus yang panjang.

Manfaat dari performa tersebut dimulai dengan peningkatan anti-wheelie yang mencegah roda depan terangkat saat motor keluar dari tikungan. Kemudian dilanjutkan dengan hambatan aerodinamika yang sedikit lebih rendah di sepanjang lintasan lurus. Hingga stabilitas pengereman yang lebih baik di tikungan.

"Kami memiliki perangkat semacam ini sejak lama, saya dan Jack (miller) dari tahun lalu. Itu bagus. Ini merupakan peningkatan baik untuk melewati pebalap lain dan di sisi lain untuk mempertahankan posisi. Kami cukup baik dalam akselerasi dan pengereman sehingga bahkan lebih sulit untuk melewati kami," kata Danilo Petrucci seperti dikutip Crash.

Kata dia, teknologi itu sangat membantu untuk transfer beban. Beberapa produsen lain menggunakan perangkat ini hanya saat start untuk merendahkan bagian depan (dengan perangkat holeshot device).

"Bagi kami lebih penting untuk merendahkan bagian belakang. Motor jadi lebih stabil terutama lebih rendah. Ini berarti kami dapat berakselerasi lebih baik dan mengerem lebih keras," katanya.

"Kami menggunakannya berkali-kali per lap dan berkali-kali per balapan. Kami tidak berbicara tentang sepersepuluh atau seratus. Ini adalah peningkatan yang sangat kecil yang dapat kita gunakan untuk menyerang atau mempertahankan posisi. Ini memberi Anda 30 milidetik lebih," ungkap Petrucci.

Perangkat ini punya dua tombol untuk mengaktifkannya. Namun menurut Petrucci, pebalap harus benar-benar berhati-hati untuk menggunakannya. Pebalap Ducati harus menonaktifkan di bagian trek yang tidak dibutuhkan.

"Kadang-kadang cukup sulit untuk menggunakannya karena mungkin di antara dua tikungan, dan motor bergetar atau Anda harus mengerem keras, mengubah arah, mengganti gigi dan menghidupkan perangkat. Jadi Anda harus melakukan banyak hal, tetapi bagi saya tidak sulit membiasakan diri dengannya," ucapnya.



Simak Video "Rossi Posisi Ketujuh Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com