Namun, bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020 ini, membuat ajang Formula E ikut 'terseret' banjir. Banyak warganet yang melakukan protes agar Formula E Jakarta dibatalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warganet menilai bahwa Jakarta belum siap menyelenggarakan balapan mobil formula bertenaga listrik itu. Apalagi ditambah dengan bencana banjir yang melanda Jakarta pada awal 2020 ini.
Menanggapi protes warganet, kami sedang berusaha menghubungi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang ditunjuk sebagai pelaksana dan penyedia infrastrtuktur balap mobil listrik Formula E di Jakarta. Namun, Sekretaris Perusahaan JakPro Hani Sumarno saat dihubungi detikcom bilang sedang rapat perdana.
Diberitakan sebelumnya, Jakarta direncanakan akan menggelar balap mobil listrik Formula E pada 6 Juni 2020. Balapan itu rencananya akan memanfaatkan area Monas sebagai lintasannya.
Tidak hanya pada tahun 2020, dalam kontrak dengan penyelenggara Formula E, dari tahun 2020 hingga 2025 DKI Jakarta siap menyambut kompetisi tingkat dunia ini.
Sedikit cerita, Formula E sejatinya bukan merupakan cabang balap mobil baru. Formula E, sudah ada sejak musim balap 2014/2015 silam.
Formula E menggunakan mesin yang bertenaga listrik sehingga lebih ramah lingkungan. Tapi, walau menggunakan mesin listrik, kecepatannya tidak kalah ngebut. Mobil Formula E generasi terbaru bisa melaju hingga 280 km/jam.
Halaman 2 dari 2
(rgr/ash)
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus