Senin, 25 Nov 2019 07:33 WIB

Laporan dari Shanghai

Mengintip Proses Pergantian Ban untuk Balapan

Ridwan Arifin - detikOto
Mekaink mengganti ban mobil Rio Haryanto cs di Asian Le Mans. Foto: Ridwan Arifin


Pria asal Italia ini mengatakan ban yang dipanaskan tersebut untuk menambah daya cengkeram ban. Namun ia mengatakan mekanisme penghangatan ban juga bisa menjadi pisau bermata dua bila tidak ditangani dengan tepat.

Mengintip Proses Pergantian Ban untuk BalapanMobil balap tim T2 Motorsports yang disopiri oleh Rio Haryanto, David Tjiptobiantoro dan Christian Colombo. Foto: Ridwan Arifin


"Ketika mesin ini memiliki tenaga yang penuh, mungkin suhunya bisa mencapai sekitar 80 derajat celcius," ujar Luca.



"Saat dipanaskan karet menempel di lintasan aspal, menawarkan daya cengkeram yang lebih baik. Namun perlu diperhatikan supaya ban tidak panas berlebihan, menyebabkan karet ban melepuh sehingga bisa menyebabkan keausan lebih cepat," ujar Luca.

Usai dipanaskan, ban dipersiapkan ketika pebalap dan kepala tim mekanik berkomunikasi melalui radio untuk segera masuk ke pitstop. Saat pergantian ban itu terjadi, para mekanik bekerja sama, mulai dari mengecek tekanan ban hingga mengencangkan baut, semuanya memiliki peran masing-masing.

Tercatat pergantian ban cukup kilat, kurang dari 30 detik keempat ban sudah terpasang dan bensin sudah terisi penuh.


Mengintip Proses Pergantian Ban untuk Balapan
Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com