Meski begitu, penyelenggara balap Formula E FΓ©dΓ©ration Internationale de l'Automobile (FIA) belum memberikan berapa jumlah permintaan daya untuk berlangsungnya balapan mobil listrik ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi Mercedes-Benz EQ Formula E Team Foto: Pool (Autoevolution) |
PLN sendiri hanya terlibat sebagai pemasok daya, sedangkan infrastruktur pengisian untuk balapan Formula E ini diserahkan kepada masing-masing tim.
"Beda, saya nggak tau dia kan mobilnya macem-macem. Kemungkinan PLN menyediakan listriknya alatnya nggak. Kita nggak tau mobilnya akan seperti apa," ungkap Tris.
PLN sendiri memiliki alat pengisian daya kendaraan listrik mereka sendiri yang dibuat dalam negeri. Meski tidak diikutsertakan dalam balapan ini, PLN rencananya akan memasang 4 titik SPKLU di sekitaran sirkuit Monas nantinya.
"Mesinnya nanti PLN ada juga, ini buatan lokal. Kita mau launching Oktober di 4 tempat. Kita lagi minta tempat juga ke Gubernur di seputaran ini," tuturnya.
(rip/lth)












































Ilustrasi Mercedes-Benz EQ Formula E Team Foto: Pool (Autoevolution)
Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM