Jumat, 16 Nov 2018 10:44 WIB

Mobil Bisa 'Ngesot' Apa yang Paling Murah?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rio/detikOto Foto: Rio/detikOto
Jakarta - Bagi Otolovers yang ingin ngedrift alias ngesot di aspal, ternyata ada standar spesifikasi yang harus diaplikasikan pada mobil drifting.

Guna mengetahui lebih lanjut, detikOto sempat berbincang dengan salah satu drifter profesional Indonesia yakni Akbar Rais, saat ditemui di The Pallace, SCBD, Jakarta Selatan. Ia membeberkan standar yang harus dimiliki pada mobil drifting.

"Yang pertama itu mobilnya harus Rear Wheel Drive atau penggerak roda belakang, dan harus sedan nggak boleh minibus kalau minibus kebalik nanti," ungkap Akbar.

Kemudian pada mobil drifting umumnya menggunakan gardan belakang limited slip diferential atau LSD. Namun, karena cenderung harganya yang mahal banyak pemula menggunakan sistem alternatif LAS karena alasan yang lebih murah.



"LSD gardannya biar bisa putar bersamaan, lalu suspensi harus dibikin rigid, untuk entry level belum penting menggunakan Knuckle Super Angle (KSA), kalau sudah advance mungkin akan lebih penting," unkap Akbar.

Terakhir, yang menjadi kewajiban dalam sebuah mobil drifting adalah rem tangan.

"Rem tangan juga salah satu hal yang penting juga, biasanya ada dua jenis ada yang masih menggunakan tali, dan menggunakan double kaliper," ungkap Akbar.



Lebih lanjut kata Akbar, harga sebuah mobil drifting untuk kelas entry level berkisar Rp 150 juta.

"Budget mobil drifting termurah itu kurang lebih Rp 150 juta, itu termasuk modifikasi sama mobilnya udah termurah untuk kelas entry level," kata Akbar.




Tonton juga 'Nonton Aksi Drifter Ternyata Seru Juga!':

[Gambas:Video 20detik]

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com