Selasa, 18 Sep 2018 18:25 WIB

Perlukah Yamaha Ganti Mesin Jadi V4 seperti Honda dan Ducati?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Valentino Rossi. Foto: Max Rossi/Reuters Valentino Rossi. Foto: Max Rossi/Reuters
Jakarta - Di MotoGP, Yamaha tampaknya harus mempertimbangkan untuk mengganti mesin empat silinder segaris dengan konfigurasi V4. Akhir-akhir ini pebalap Yamaha tampak kesulitan melawan rival utamanya seperti Honda dan Ducati.

Yamaha disarankan untuk mempertimbangkan penggantian konfigurasi mesin tersebut. Maklum, Yamaha belum mendapatkan kemenangan sejak balapan Assen tahun lalu.



Bersama Suzuki, Yamaha adalah salah satu dari dua pabrikan yang menggunakan konfigurasi mesin empat silinder segaris di motor balap MotoGP. Sementara pabrikan lain seperti Honda, Ducati bahkan Aprilia dan KTM menggunakan konfigurasi V4.

Honda telah menggunakan mesin berkonfigurasi V sejak awal era MotoGP. Honda sempat beralih dari V5 ke V4 pada 2007. sementara Ducati selalu menggunakan mesin V4 desmodromic sejak memasuki kelas pada 2003.



Ditanya apakah Yamaha harus mempertimbangkan penggantian mesin dari empat silinder segaris menjadi V4, Valentino Rossi menjawab mungkin saja masalahnya ada pada mesin.

"Kami harus katakan bahwa Ducati dan Honda belajar dari Yamaha, karena Yamaha tiga, empat tahun lalu sudah sangat mulus, Honda dan Ducati banyak menjerit, mereka lebih agresif. Sepertinya di tahun-tahun terakhir Ducati dan Honda membuat lebih seperti Yamaha. Mereka punya (konfigurasi mesin) V, kami punya empat silinder segaris ... bisa jadi (alasannya)," kata Rossi.

"Sepertinya Ducati dan Honda mampu mengembangkan motor dengan cara yang lebih baik dibandingkan kami. Jadi ini masalah: mereka (Yamaha) perlu mengerti alasannya," sebut pebalap yang khas dengan nomor 46 itu. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed