Balapan dengan Supercar, Bagaimana Sensasinya?

Balapan dengan Supercar, Bagaimana Sensasinya?

Niken Purnamasari - detikOto
Jumat, 29 Apr 2016 13:54 WIB
Foto: Niken Purnamasari
Jakarta - Jika biasanya banyak dari kita melihat supercar di jalanan sedang touring atau jalan biasa. Namun bagaimana jika membalap dengan mobil super seperti Ferrari di sirkuit?

Salah satu pebalap Ferrari Challenge Asia Pacific yang berasal dari Indonesia, Rinaldi Hutasoit bercerita kesulitan mengemudikan supercar dalam adu balap yakni kemampuan untuk mengendalikan G Force dan kecepatan yang tinggi.

"Kalau misalnya di trek ada tikungan panjang dan kencang dimana kita akan menghadapi G Force tinggi. Biasanya saya yang sudah biasa balapan di lap pertama bakal keliyengan. Tapi lap kedua, lap ketiga sudah normal," kata Rinaldi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, ia mengaku balapan menggunakan supercar memiliki risiko yang jauh lebih besar karena kecepatan yang dihasilkan tinggi.

"Risiko (balapan) pakai supercar jauh lebih besar karena kecepatan lebih tinggi. Tapi kalau seperti Ferrari menurut saya mobilnya standarnya lebih tinggi, lebih aman," ucapnya.

Pada musim tahun ini, Rinaldi sukses menuntaskan balapan di dua putaran yakni di sirkuit Suzuka, Jepang dan Abu Dhabi. Ia bakal menghadapi putaran ketiga di Shanghai pada 9 hingga 11 Juni 2016 mendatang.

Untuk klasemen saat ini peringkat pertama dihuni oleh Steve Wyatt dengan 64 poin, kemudian Florian Merckx di posisi kedua dengan perolehan 63 poin. Renaldi berada di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 62 poin. Balapan ini diikuti oleh para pemilik Ferrari yang ingin merasakan sensasi balapan dengan mobil mereka sendiri.

(nkn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads