Seperti dilaporkan Motor Sport, Kamis (4/2/2016), Honda telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan sistem kontrol elektronik motor tunggangan pebalapnya sesuai dengan peraturan yang ada. Marquez menyebut, kesenjangan itu – terutama saat balapan – tentu mengkhawatirkan.
"(kesenjangan) dalam satu lap mungkin tidak (masalah), tapi untuk [ras] ritme ya, (kesenjangan) adalah 0,9 untuk satu detik per lap, dan itu adalah banyak," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum memacu (motor) hingga 100 persen. Seperti yang Anda lihat saya belum jatuh selama tiga hari (tes pramusim balap di Sepang)," ucapnya diiringi tawa.
Soal belum maksimalnya upaya itu, Marquez mempunyai alasan tersendiri. Dia menyebut motor tunggangannya belum siap sesaat setelah balapan dilakukan. "Saya tidak memacu (motor) 100 persen, tapi ketika saya memacunya tampak seperti kami jauh dari pebalap Yamaha," ucapnya. (arf/lth)










































