Yamaha Kirim 4 Pebalap Nasional ke Suzuka

Yamaha Kirim 4 Pebalap Nasional ke Suzuka

- detikOto
Sabtu, 12 Apr 2014 12:08 WIB
Yamaha Kirim 4 Pebalap Nasional ke Suzuka
dok Yamaha
Jakarta - Yamaha Racing Team Indonesia mengirim 4 pebalap dan 6 teknisi untuk mengikuti training step pertama persiapan Suzuka 4 Hours Endurance Race di Jepang.

Training perdana ini berlangsung 2 – 9 April di dua tempat, Suzuka dan Osaka. Adapun 4 rider yang dikirim adalah tim Yamaha Indonesia Racing A (Immanuel Pratna, Rey Ratukore) dan tim Yamaha Indonesia Racing B (Sigit PD, Sudarmono).

Satu tim juga diisi masing-masing 3 teknisi dari tim-tim balap Yamaha Indonesia. Di Jepang lalu berkolaborasi dengan dua tim Jepang sebagai instruktur, RC Kosien untuk Yamaha Indonesia Racing A dan Ito Racing buat Yamaha Indonesia Racing B. Motor yang digunakan adalah YZF-R6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pebalap dan teknisi ditempa dengan teori dan praktek secara profesional. Layaknya rider kelas dunia tentunya mereka mendapatkan pengetahuan penting on dan off track. Khusus buat pembalap ada sesi praktek balap di sirkuit 4 period dimana satu period menempuh 12 lap dalam training step 1 ini.

Sirkuit Suzuka adalah sirkuit technical course dan setiap pembalap harus belajar bagaimana mendapatkan waktu yang baik dan harus konsisten.

Sirkuit itu memiliki 21 tikungan, masing-masing tikungan mempunyai karakter cara riding yang berbeda-beda sehingga rider harus mengetahui kapan melakukan pengereman dan kapan melakukan "open throttle". Dengan mengetahui karakter masing-masing tikungan, rider Yamaha Indonesia menjalani training dengan safety dan mendapatkan hasil maksimal.

”Menjadi pebalap profesional harus memiliki mental dan fisik yang baik. Training kali ini dalam rangka persiapan agar sukses di balapan resminya. Dan terjun di balapan Suzuka 4 Hours pun menjadi evaluasi terhadap YRA (Yamaha Riding Academy) Gold Lokal & International yang telah dilakukan tahun 2013 (di Sentul Indonesia 2 kali dan Sugo Jepang sekali),” jelas Manajer Motorsport Yamaha Indonesia Supriyanto, Sabtu (12/4/2014).

Teknisi tim juga berandil penting sehingga mereka diikutsertakan dalam training ini dibekali kurikulum mengenai Standar Operasional Procedure (SOP). Di antaranya mengenai setting suspensi yang tepat, pergantian ban dan gear sprocket yang efektif.

Agar mendapatkan management (waktu) yang tepat untuk maintenance supaya motor siap digunakan dalam training maupun balap.

Teknisi belajar fokus dan teliti dalam melakukan maintenance, pekerjaan dilakukan sendiri sesuai job desc masing-masing, belajar mengatur ban untuk persiapan training dan balap.

Ke depannya, training ini menjadi bekal persiapan mereka masuk tim level dunia Moto2 di 2018. Di Indonesia, teknisi sudah dibekali pengetahuan dari YTA Race (Yamaha Technical Academy).

(ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads