David akan mengikuti kelas Coppa Shell 458 Challenge yang digelar dalam 7 seri menggunakan Ferrari 458 Italia.
Pebalap asal Indonesia ini akan bertarung dengan pebalap asal Asia Pasifik dari Singapura, Taiwan, Jepang, China, Hong Kong, Australia, Malaysia dan Kore Selatan.
Ferrari Challenge 2014 sendiri dimulai pada 21 Ferbruari 2014 di sirkuit Sepang, Malaysia dan berakhir di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi pada Desember 2014 .
"Ajang ini adalah merupakan salah satu kegiatan ajang positif, di mana Ferrari Challenge suatu wadah bagi setiap konsumen Ferrari yang menginginkan menyalurkan bakat balap. Tahun ini tahun keempat, dan Indonesia yang keempat," kata CEO PT Citra Langgeng Otomotif Arie Christopher di diler Ferrari Jakarta Jl. Kartika Utama, Pondok Pinang, Jakarta, Kamis (6/2/2014).
PT Citra Langgeng Otomotif merupakan distributor resmi Ferrari di Indonesia.
"Kami mengikuti sejak pertama. Komitmen kami akan selalu support yang mengikuti balap di Asia Pasific. Harapan kami sebagai Ferrari Indonesia kepada tim David Tjiptobiantoro dapat meraih peringkat pertama," lanjut Arie.
Di tahun keempat mengikuti ajang tersebut, David berharap bisa mendapatkan hasil terbaik di ajang Ferrari Challenge 2014.
Tahun lalu, David mencatat prestasi cukup membanggakan. Dari 14 sesi balap yang digelar dalam 7 seri, David tercatat berhasil 9 kali naik podium. Prestasi terbaik meraih posisi 1 seri Sepang dan Finali Mondiali, Italia.
"Pada 2013 merupakan tahun beruntung bagi kita semua kita berharap mendapat prestasi sama," David.
David mengungkapkan tidak ada halangan berarti ketika mengikuti seri balapan, hanya cuaca yang penjadi faktor penentu.
"Kita lihat kondisi trek dan cuaca di sana karena selalu berubah-ubah. Kesiapan, selain kondisi fisik yang baik, kami mengadakan persiapan untuk bisa membaca trek. Biasanya menjelang balap. Yang menjadi penghambat adalah cuaca," imbuhnya.
Kordinator Ferrari Challenge 2014 Asia Pasific Andrea Reggiani mengatakan tunggangan David tampil lebih baik dengan aerokit untuk untuk menambah downforce ketika di tikungan. Sementara mesin, suspensi dan casis tidak ada perubahan.
"Ada penambahan aerokit yang mengoptimalkan aerodinamis pada bumper. Faktor downforce juga kami lalukan. Kami kembangkan mobil agar lebih cepat, penambahan fiber, agar lebih ringan juga kami lakukan. Sedangkan mesin, suspensi dan girboks tidak ada perubahan karena mesinnya diadopsi dari mesin balap 458," tutup Andrea.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!